Toleransi Bukan Saling Menghormati

Hidayatullah.com | DI INDONESIA ada beragam agama dan suku.  Tentu saja perbedaan di antara agama dan suku itu banyak.  Salah menyikapi akan berdampak fatal. Nah, untuk menjembatani perbedaan itu, toleransi menjadi sangat penting.

Cuma sayangnya, ada distorsi  dari makna toleransi  sehingga menyesatkan masyarakat. Toleransi kerap dimaknai saling menghormati keyakinan  agama lain. Narasi inilah yang sering didengung-dengungkan oleh banyak kalangan.

Padahal , menurut DR Hamid Fahmy Zarkasyi, Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Indonesia (MIUMI), toleransi bukanlah saling menghormati.

“Ayat lakum dinukum (bagimu agamamu), itu bukan menghormati. Tepatnya membiarkan. Itu urusan Anda!.”

Kalau menghormati secara teologis itu dianggap menyangkut akidah, sebab masuk pada ranah menyakan agama-agama. Secara sosiologis, kita harus menghormatinya.

Kok bisa? Ikuti penjelasannya di videonya di bawah ini? []