Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Video

Gereja Jejer Masjid. Indahnya Toleransi di Kupang

Masjid al Mutaqin berdampingan dengan Gereja HKBP
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pagi menjelang siang, suara ibadah kebaktian umat Kristiani terdengar jelas dari dalam Masjid al-Muttaqin Kupang, NTT.

Lokasi masjid ini memang bersebelahan tembok dengan Gereja Huria Kristen Batak Protestan atau HKBP. Persisnya di Jalan KB Mandiri 2, Oesapa, Kelapa Lima, Kupang.

Hari itu bertepatan dengan Jum’at Agung. Umat Kristiani akan menggelar berbagai rangkaian ibadah di gereja sepanjang hari, sedangkan umat Islam juga harus persiapan shalat Jum’at.

Ketika waktu shalat Jum’at tiba, suara dari gereja berangsur hening tanda ibadah dihentikan. Ganti kemudian suara adzan dari Masjid al-Muttaqin berkumandang. Hingga khutbah dan shalat Jum’at usai, barulah peribadatan jemaat gereja dilanjutkan.

Di hari lainnya pun sama. Jamaah masjid dan jemaat gereja saling menghormati dan menyepakati waktu-waktu ibadah antara dua agama. Setiap shalat lima waktu, bisa dipastikan ibadah di gereja ditiadakan atau dihentikan sejenak sampai waktu shalat usai.

Begitupun sebaliknya, jika ada kegiatan di gereja, maka Masjid al-Muttaqin meniadakan kegiatan. Begitu pula dengan lahan parkir. Karena terbatas, seringkali jemaat gereja parkir kendaraan di halaman masjid. Begitu pun sebaliknya.

“Seperti saat shalat Jum’at, biasanya parkiran masjid penuh, maka jamaah bisa parkir di halaman gereja,” jelas Suyanto, Ketua Yayasan al-Muttaqin. Dikutip dari majalah Suara Hidayatullah, Suyanto mengatakan, toleransi semacam itu sudah lama mereka jalankan.

Diakui Suyanto, membangun toleransi semacam itu bukan hal yang mudah. Apalagi ketika awal masjid itu dibangun, telah melewati banyak sekali perjuangan. Adzan dianggap mengganggu, bahkan pengurus masjid pernah diteror. Kisah selengkapnya bisa disaksikan di  Gereja dan Masjid. Indahnya Toleransi di Jepang

saksikan juga Masjid di Prancis ini Sediakan Makan dan Kasur Gratis untuk para gelandangan

Rep: Achmad Fazeri
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Nikmatnya Menjadi Keluarga Allah

Nikmatnya Menjadi Keluarga Allah

Keluar dari Stigma Kampung Idiot

Keluar dari Stigma Kampung Idiot

Pertaubatan Dewa Mabuk

Pertaubatan Dewa Mabuk

Khabib Nurmagomedov dan Masjid-masjid Dunia

Khabib Nurmagomedov dan Masjid-masjid Dunia

Sombong??? Pesantren Sidogiri Tak Pernah Mau Bantuan Pemerintah

Sombong??? Pesantren Sidogiri Tak Pernah Mau Bantuan Pemerintah

Baca Juga

Berita Lainnya