Muslim Myanmar Nikmati Ramadhan di Balik Jeruji

PENGADILAN Myanmar menjatuhkan hukuman penjara terhadap lebih 23 orang kaum Muslim karena dinilai biang kerusuhan antara pemeluk Buddha dan Muslim.

Laporan surat kabar menyebutkan hukuman berkisar dari dua tahun sampai 15 tahun. Kelompok minoritas Muslim Myanmar menjadi sasaran kekerasan kaum Budda. Namun sejauh ini hanya sedikit warga Buddha yang ditindak terkait kerusuhan itu.

Di saat banyak kaum Muslim menikmati Ramadhan bersama keluarga, mereka hanya menikmati suasa Ramadhan di balik jeruji besi di bawa pengawasan polisi.*