Jum'at, 3 Desember 2021 / 28 Rabiul Akhir 1443 H

Berhati-hati Menyekolahkan Anak Kita

MASIH segar dalam ingatan kita, kasus menghebohkan di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Gunung Djati, Bandung. Jum‘at, 27 September 2004. Di mana ratusan mahasiswa baru yang tengah mengikuti acara ta’aruf terkaget-kaget mendengar slogan-slogan yang diteriakkan para tokoh senior mahasiswa.

Di Fakultas Ushuluddin, misalnya, mahasiswa baru disambut dengan slogan, “Selamat bergabung di area bebas tuhan”.

Presiden Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Aqidah Filsafat bahkan mengajak mahasiswa baru, sambil mengepalkan tangan, berteriak, “Kita dzikir bersama, anjing-hu akbar!”

Nyaris saja peristiwa itu menguap begitu saja. Beruntung Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) mendapat laporan tentang kejadian itu melalui rekaman video compact disk (VCD). Menjelang Hari Raya Idul Fitri lalu, KH Athian Ali M Da’i (Ketua FUUI) membeberkan rekaman itu kepada khalayak.

Ketua Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI) yang bermarkas di Bandung, KH Athian Ali M Da’i, MA dibuat kaget ketika bertemu 119 mahasiswa IAIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung. Pasalnya, para mahasiswa itu menyampaikan surat pengaduan kepada FUUI mengenai keresahan yang mereka alami selama ini.

Selain itu, acara Kuliah Ta’aruf di kampus mereka tak lagi bernuansa akademis tapi malah menjadi ajang hujatan kepada Tuhan. Tak berhenti sampai di situ, sejumlah mahasiswa juga mengajak adik-adik yang baru duduk di bangku kuliah ke arah pemikiran sesat dan bertentangan dengan akidah dan kaidah Islam.

Ini semakin dipertegas dari hasil investigasi Tim Investigasi Aliran Sesat (TIAS) FUUI. Hedi Muhamad dari TIAS-FUUI, mengungkap beberapa kasus yang terjadi yang sama.

Dr Roem Rowi, dosen senior di Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel, Surabaya, pernah mengatakan,  ada usaha menjauhkan nilai-nilai Islam di kampus IAIN/UIN.

“Menurut penilaian mereka, materi kuliah yang disampaikan sangat jauh dari nilai-nilai Islam, bahkan sengaja dijauhkan. Bahasa kasarnya, mereka melihat ada pemurtadan di IAIN,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Majalah Suara Hidayatullah.

Video ini setidaknya menjadi pelajaran agar kita lebih hati-hati mengirim dan menyekolahkan anak-anak kita.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Berita Terkait

KSPI: Para Buruh Bereaksi Tolak Omnibus Law RUU Cilaka

KSPI: Para Buruh Bereaksi Tolak Omnibus Law RUU Cilaka

Gul Kunjungi Institut Teologi Islam Jerman

Gul Kunjungi Institut Teologi Islam Jerman

Hadapi Akhir Zaman, Muslim Harus Berkepribadian Emas dan Lebah

Hadapi Akhir Zaman, Muslim Harus Berkepribadian Emas dan Lebah

Menolak Tuntutan Mundur, PM Nuri Al-Maliki Kerahkan Pasukan di Baghdad

Menolak Tuntutan Mundur, PM Nuri Al-Maliki Kerahkan Pasukan di Baghdad

universitas prancis

Prancis Naikkan Uang Kuliah Mahasiswa Non-Uni Eropa

Baca Juga

Berita Lainnya