pengantin

Pengantin Baru dan Rp 500 Ribu

Pengantin Baru dan Rp 500 Ribu

Sebagai santri yang tak terbiasa berbisnis, mencari duit di luar “rejeki bulanan” bukan perkara mudah.

Selengkapnya

Menikah, Ditolong Allah

Menikah, Ditolong Allah

‘Menikahlah duhai bujangan yang sudah layak menikah.’

Selengkapnya

‘Pernikahan 212 Nan Bersejarah’

‘Pernikahan 212 Nan Bersejarah’

“Momentum Reuni Akbar 212 memiliki nilai-nilai mulia tentang perjuangan, persatuan umat dalam meninggikan izzah umat dan bela Al-Qur’an, bela tauhid, dihadiri ulama, tokoh pergerakan.”

Selengkapnya

Mahar Tanpa Pengantin: Akar Konflik Yahudi-Muslim di Palestina

Mahar Tanpa Pengantin: Akar Konflik Yahudi-Muslim di Palestina

Zionisme memang sejak awalnya merupakan sebuah ide dan gerakan yang sangat rentan dari sisi moralitas

Selengkapnya

MUI Dukung Diintensifkannya Pendidikan Pra Nikah, Materinya Harus Komprehensif

MUI Dukung Diintensifkannya Pendidikan Pra Nikah, Materinya Harus Komprehensif

Program pendidikan pra nikah sebenarnya bukan terobosan baru. Jauh sebelum ini, berbagai pihak swasta telah gencar menggelar program tersebut, baik melalui seminar, karantina bagi calon pengantin, dan sebagainya. Termasuk oleh kalangan pondok pesantren.

Selengkapnya

Suami-Istri Diingatkan, Punya Tujuan Menikah untuk Menuju Surga

Suami-Istri Diingatkan, Punya Tujuan Menikah untuk Menuju Surga

Selain itu, Zainuddin juga berpesan kepada para suami khususnya pengantin baru, agar selalu melibatkan Allah dalam berbagai segi kehidupannya.

Selengkapnya

Pernikahan Mubarakah 22 Dai-daiyah di Depok, Pengantinnya dari Papua-Sumatera

Pernikahan Mubarakah 22 Dai-daiyah di Depok, Pengantinnya dari Papua-Sumatera

Holik, 26 tahun, salah seorang peserta asal Lampung, Sumatera, mengaku mengikuti pernikahan ini atas motivasi perjuangan Islam. “Karena perjuangan ini tidak cukup dengan satu generasi saja, harus ada regenerasi,” ungkapnya.

Selengkapnya

Nasihat untuk Calon Pengantin

Nasihat untuk Calon Pengantin

“Pernikahan itu menyatukan dua makhluk Allah yang berbeda. Laki-laki sangat didominasi oleh logika. Sementara wanita, lebih mengemuka perasaannya. Belum lagi latar belakang keluarga, pendidikan, lingkungan, dan lain sebagainya. Jadi jarang atau mustahil, dalam pernikahan itu langsung cocok, persis. Selalu saja ada kurangnya.”

Selengkapnya

Di Balikpapan, 76 Pemuda-pemudi Berbarengan Nikah Mubarok

Di Balikpapan, 76 Pemuda-pemudi Berbarengan Nikah Mubarok

Program rutin yang dulu disebut pernikahan massal ini merupakan tradisi di pesantren di Gunung Tembak ini.

Selengkapnya

Kemenag Gagas Kursus Calon Pengantin

Kemenag Gagas Kursus Calon Pengantin

Menag memastikan bahwa proses kursus calon pengantin nantinya tidak hanya akan dilakukan oleh pemerintah, mengingat jumlah remaja Indonesia yang sangat banyak

Selengkapnya