Heppy Trenggono

Heppy Trenggono Sarankan Wakaf Masuki Dunia Bisnis-Investasi

Heppy Trenggono Sarankan Wakaf Masuki Dunia Bisnis-Investasi

“Kalau kita masuk ke situ, wakaf produktif akan terjadi”

Selengkapnya

Wakaf Telah Menjadi Primadona, Perlu Dikelola Lebih Produktif

Wakaf Telah Menjadi Primadona, Perlu Dikelola Lebih Produktif

Johor Malaysia, Turki sudah maju wakafnya. Di Arab Saudi, Zam Zam Tower dibangun di atas tanah wakaf

Selengkapnya

Kasus First Travel: Peringatan Keras bagi Jamaah, Biro dan Pemerintah

Kasus First Travel: Peringatan Keras bagi Jamaah, Biro dan Pemerintah

Bagi para pengusaha perjalanan umrah dan haji. Bahwa utang dan kewajiban itu hidup. Dia akan mengejar, hingga Anda tidak bisa lagi lari kemanapun

Selengkapnya

Presiden IIBF Sayangkan Kasus Jamaah Gagal Umrah

Presiden IIBF Sayangkan Kasus Jamaah Gagal Umrah

Heppy mengaku telah menangani puluhan kasus serupa. Rata-rata motifnya jual rugi dengan syarat diberangkatkan tahun depan. Modus ini menurutnya dilakukan agar segera ada uang masuk karena mereka harus memberangkatkan jamaah yang sudah membayar tahun lalu, sementara uang tidak di tangan.

Selengkapnya

Gandeng Ormas Islam, KPSN 212 Bertekad Wujudkan ‘1 Pengusaha 1 Keluarga’

Gandeng Ormas Islam, KPSN 212 Bertekad Wujudkan ‘1 Pengusaha 1 Keluarga’

Presiden IIBF Heppy Trenggono, melalui Rakornas Ekonomi Hidayatullah mengajak umat Islam untuk menggalakkan gerakan Beli Indonesia dan Bela Indonesia.

Selengkapnya

Kasus Ahok, Heppy Trenggono: Pemilik Modal Mempermainkan Demokrasi Indonesia

Kasus Ahok, Heppy Trenggono: Pemilik Modal Mempermainkan Demokrasi Indonesia

“Musuh kita bukan polisi atau TNI, tapi orang-orang yang ingin memecah belah dengan kekuatan uangnya, dan dengan cara-cara yang tidak sepatutnya,” ungkapnya.

Selengkapnya

Dubes Mesir Diminta Jelaskan Syeikh Amr Kasus Ahok soal Penistaan Agama

Dubes Mesir Diminta Jelaskan Syeikh Amr Kasus Ahok soal Penistaan Agama

“Jika benar informasi tentang rencana keterlibatan Syeikh Musthafa Amr al-Wardhani yang mewakili Dar Al-Iftaa Mesir, maka sangat mungkin akan disalahartikan telah masuk ke ranah politik dalam negeri Indonesia.”

Selengkapnya

“Ada 70 Undang-Undang tidak Memihak Kepentingan Nasional” [2]

“Ada 70 Undang-Undang tidak Memihak Kepentingan Nasional” [2]

“Benang merah lahirnya UU pro asing adalah semua UU tersebut memungkinkan adanya pengaruh asing yang sangat kuat dalam kebijakan, dari hulu hingga hilir.”

Selengkapnya

“Ada 70 Undang-Undang tidak Memihak Kepentingan Nasional”

“Ada 70 Undang-Undang tidak Memihak Kepentingan Nasional”

“Jadi anak anak kita, produk-produk kita, dari dulu memang tidak berkuasa di pasar dalam negeri.”

Selengkapnya

Masalah Utama Perekonomian Bangsa: Karakter Masyarakat dan Pemimpin

Masalah Utama Perekonomian Bangsa: Karakter Masyarakat dan Pemimpin

Menurut Heppy, karakter bangsa Indonesia yang memang tidak memahami bahwa produk sendiri harus dibela, harus diutamakan.

Selengkapnya