genosida Rohingya

Menengok Madrasah Pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Gurunya Tidak Dibayar

Menengok Madrasah Pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Gurunya Tidak Dibayar

Bangunan madrasah ini memang sangat sederhana, tapi para pengungsi Rohingya tetap semangat untuk mendidik anak anak pengungsi Rohingya. Perlu perbaikan sarana demi menunjang pendidikan yang memadai.

Selengkapnya

Pengungsi Rohingya Terus Bertambah, Tiba saat Malam Diguyur Hujan

Pengungsi Rohingya Terus Bertambah, Tiba saat Malam Diguyur Hujan

Tampak mereka tidak menggunakan alas kaki. Beberapa orang dewasa terlihat memanggul karung. Ada juga yang terlihat membawa alat masak. Sementara seorang wanita berhijab hitam menggendong anaknya.

Selengkapnya

“Sabiqunnahar, Sekeping Nestapa Rohingya di Depan Mata”

“Sabiqunnahar, Sekeping Nestapa Rohingya di Depan Mata”

Bersama bayi-bayinya, ia berjalan tujuh hari dari Rakhine, menyeberang perbatasan, mengarungi Sungai Naf, sampai di Teknaf lalu dijemput truk tentara Bangladesh dan diantar ke Kamp Taingkhali, Cox’s Bazar, Bangladesh.

Selengkapnya

DPR RI Berharap, Indonesia-Turki Jalin Kerja Sama Bantu Muslim Rohingya

DPR RI Berharap, Indonesia-Turki Jalin Kerja Sama Bantu Muslim Rohingya

“Sebagaimana kita ketahui Muslim Rohingya sangat menderita di sana karena perlakuan pemerintahnya yang dulu juga Indonesia sangat memperjuangkan masalah demokrasi,” ujar Agus Hermanto.

Selengkapnya

Tiba di Kamp Rohingya, Tim PPPA Daarul Qur’an juga Bantu Fasilitas Keagamaan

Tiba di Kamp Rohingya, Tim PPPA Daarul Qur’an juga Bantu Fasilitas Keagamaan

Jahidin menyampaikan, kondisi pengungsi di Balu Khali tak kalah memprihatinkan. Mereka mendirikan bangunan dengan bahan-bahan seadanya, seperti kain-kain terpal dan seng untuk tempat tinggal.

Selengkapnya

Dari Bayi Lahir Prematur sampai Pengungsi Meninggal di Kamp Rohingya

Dari Bayi Lahir Prematur sampai Pengungsi Meninggal di Kamp Rohingya

Saat berjalan menyusuri lorong-lorong kamp yang bisa membuat pusing arahnya, saya juga menemukan langsung wanita yang baru melahirkan dengan kondisi yang lemah dan perlengkapan yang kritis. Bayinya hanya ditutup dengan sarung dan bantal sebab tidak ada baju bayi yang mereka miliki.

Selengkapnya

Kisah Dokter IMS di Bangladesh, Menyaksikan Kepiluan Pengungsi Rohingya

Kisah Dokter IMS di Bangladesh, Menyaksikan Kepiluan Pengungsi Rohingya

Ia mendengar laporan, ada pengungsi yang sakit saluran pernapasan dan kena penyakit kulit. Bahkan ada yang stres, trauma karena diperkosa. Ibu-ibu kelihatan lari-lari sendiri. Nahasnya, air di sana juga susah. Pengungsi kalau mau shalat tidak bisa wudhu, tapi tayamum. Airnya payau.

Selengkapnya

Tahap II, Ribuan Paket Sembako Diberikan Lazis Wahdah ke Pengungsi di Bangladesh

Tahap II, Ribuan Paket Sembako Diberikan Lazis Wahdah ke Pengungsi di Bangladesh

Banyaknya pengungsi yang datang tiap hari membuat distribusi bantuan menjadi persoalan sendiri.

Selengkapnya

Laporan dari Kamp Pengungsian Rohingya: Wabah Penyakit Berbahaya Mulai Mengancam

Laporan dari Kamp Pengungsian Rohingya: Wabah Penyakit Berbahaya Mulai Mengancam

Sebagai salah satu kamp pengungsian terbesar di dunia menurut World Health Organization (WHO), dengan jumlah pengungsi sedikitnya 400 ribu warga Rohingya yang tersebar di 68 kamp sepanjang perbatasan Bangladesh-Myanmar, kamp-kamp pengungsian juga tengah menghadapi kekurangan pangan dan obat-obatan.

Selengkapnya

Ini Bantuan yang Dibutuhkan Para Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Ini Bantuan yang Dibutuhkan Para Pengungsi Rohingya di Bangladesh

“Dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat, hujan lebat, terik panas, dan kondisi sanitasi, pasokan air bersih yang minim dan juga makanan pokok. Diperkirakan daya tahan fisik dan kondisi para pengungsi semakin mengkhawatirkan dan mudah jatuh sakit,” jelas Andar.

Selengkapnya

Page 4 of 9« First...23456...Last »