bantuan untuk Rohingya

Mengungsi di Kutapalong untuk Kembali Pulang…

Mengungsi di Kutapalong untuk Kembali Pulang…

Untuk bisa sampai ke Bangladesh, Abdul Naser naik perahu menyeberang sungai.
Mereka membayar perahu dengan biaya cukup besar.

Selengkapnya

Dari Bayi Lahir Prematur sampai Pengungsi Meninggal di Kamp Rohingya

Dari Bayi Lahir Prematur sampai Pengungsi Meninggal di Kamp Rohingya

Saat berjalan menyusuri lorong-lorong kamp yang bisa membuat pusing arahnya, saya juga menemukan langsung wanita yang baru melahirkan dengan kondisi yang lemah dan perlengkapan yang kritis. Bayinya hanya ditutup dengan sarung dan bantal sebab tidak ada baju bayi yang mereka miliki.

Selengkapnya

Kisah Dokter IMS di Bangladesh, Menyaksikan Kepiluan Pengungsi Rohingya

Kisah Dokter IMS di Bangladesh, Menyaksikan Kepiluan Pengungsi Rohingya

Ia mendengar laporan, ada pengungsi yang sakit saluran pernapasan dan kena penyakit kulit. Bahkan ada yang stres, trauma karena diperkosa. Ibu-ibu kelihatan lari-lari sendiri. Nahasnya, air di sana juga susah. Pengungsi kalau mau shalat tidak bisa wudhu, tapi tayamum. Airnya payau.

Selengkapnya

Tahap II, Ribuan Paket Sembako Diberikan Lazis Wahdah ke Pengungsi di Bangladesh

Tahap II, Ribuan Paket Sembako Diberikan Lazis Wahdah ke Pengungsi di Bangladesh

Banyaknya pengungsi yang datang tiap hari membuat distribusi bantuan menjadi persoalan sendiri.

Selengkapnya

Laporan dari Kamp Pengungsian Rohingya: Wabah Penyakit Berbahaya Mulai Mengancam

Laporan dari Kamp Pengungsian Rohingya: Wabah Penyakit Berbahaya Mulai Mengancam

Sebagai salah satu kamp pengungsian terbesar di dunia menurut World Health Organization (WHO), dengan jumlah pengungsi sedikitnya 400 ribu warga Rohingya yang tersebar di 68 kamp sepanjang perbatasan Bangladesh-Myanmar, kamp-kamp pengungsian juga tengah menghadapi kekurangan pangan dan obat-obatan.

Selengkapnya

Ini Bantuan yang Dibutuhkan Para Pengungsi Rohingya di Bangladesh

Ini Bantuan yang Dibutuhkan Para Pengungsi Rohingya di Bangladesh

“Dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat, hujan lebat, terik panas, dan kondisi sanitasi, pasokan air bersih yang minim dan juga makanan pokok. Diperkirakan daya tahan fisik dan kondisi para pengungsi semakin mengkhawatirkan dan mudah jatuh sakit,” jelas Andar.

Selengkapnya

Tiba di Bangladesh, Relawan MuhammadiyahAid: Bantuan Diawasi Ketat

Tiba di Bangladesh, Relawan MuhammadiyahAid: Bantuan Diawasi Ketat

Kendati dalam situasi yang sulit, Andar mengaku, pihaknya berupaya bekerja semaksimal mungkin. Ia juga memohon doa dari masyarakat Indonesia supaya mendapat kemudahan dan kelancaran dalam menunaikan misi kemanusiaan tersebut.

Selengkapnya

Kirim Relawan ke Bangladesh, Muhammadiyah akan Tempuh Upaya Jangka Panjang

Kirim Relawan ke Bangladesh, Muhammadiyah akan Tempuh Upaya Jangka Panjang

Tim MuhammadiyahAid bekerja sama dengan LSM lokal di Cox’s Bazar akan melakukan pelayanan kesehatan sekaligus memberikan bantuan obat-obatan dan makanan nutrisi balita.”

Selengkapnya

Muhammadiyah Berangkatkan Tim Kemanusiaan ke Bangladesh

Muhammadiyah Berangkatkan Tim Kemanusiaan ke Bangladesh

Sejak Januari lalu MuhammadiyahAid telah melakukan need assessment (analisis kebutuhan) di Rakhine sebelum terjadinya eksodus ratusan ribu penduduk ke Bangladesh.

Selengkapnya

Deddy Mizwar Serukan Tragedi Muslim Rohingya Harus Dihentikan

Deddy Mizwar Serukan Tragedi Muslim Rohingya Harus Dihentikan

Mewakili Pemprov Jabar menyerukan kepada semua pihak khususnya pemerintah Myanmar agar segera menghentikan pembantaian massal

Selengkapnya

Page 1 of 212