Inilah Negeri-negeri Yang Diazab! (1)

Awan panas yang muncul setelah kubah lava runtuh memanggang Pompeii. Hujan abu vulkanik mengubur penduduk hidup-hidup dan mayat-mayat membatu

Inilah Negeri-negeri Yang Diazab! (1)
christwire.org
Pesta seks di pemandian umum menjadi bagian dari gaya hidup warga Pompei di Romawi

Terkait

Hidayatullah.com–Sebagai seorang Muslim kita sangat dianjurkan untuk mempelajari sejarah umat terdahulu yang diazab oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala karena kedurhakaannya. Meski dianjurkan untuk dijadikan pelajaran, namun Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan agar umatnya tidak berlama-lama berada di tempat di mana azab Allah pernah turun. Berikut ini di antara tempat-tempat yang diazab itu.

1. Pompeii

Dua tembok dari situs Pompeii yang paling ramai dikunjungi wisatawan rubuh akhir tahun 2010, akibat curah hujan yang tinggi dan kurangnya perhatian pemerintah Italia. Situs warisan dunia itu bercerita banyak tentang kehidupan bangsa Romawi.

Ketika Gunung Vesuvius mengalami letusan hebat pada pagi hari 24 Agustus 79 M, penduduk kota Pompeii menjalani hari seperti biasanya. Pliny muda (pejabat dan penyair Romawi) menceritakan kisah menyeramkan itu lewat surat-surat bersejarahnya.

Letusan berlangsung terus menerus selama 24 jam diiringi hujan debu, awan panas serta lava pijar. Hanya sebagian orang yang segera menyelamatkan diri saat letusan pertama, berhasil selamat. Awan panas yang muncul setelah kubah lava runtuh memanggang Pompeii, dan hujan abu vulkanik mengubur penduduk hidup-hidup. Keterkejutan terlihat jelas dalam ekspresi mayat-mayat membatu yang ditemukan di Pompeii. Usai bencana biasanya kota yang hancur dibangun kembali, tapi tidak demikian halnya dengan Pompeii.

Sebelum hancur, kota itu adalah salah satu kota plesir bangsa Romawi. Letaknya di Semenanjung Napoli (Naples). Pompeii, yang merupakan simbol dari degradasi akhlaq yang dialami kekaisaran Romawi, adalah pusat perzinaan dan homoseks. Pesta seks di pemandian umum menjadi bagian dari gaya hidup. Pemandian umum di Pompeii sudah eksis jauh sebelum pemandian serupa ada di kota Roma. Dari lukisan dinding yang ditemukan di bangunan-bangunan Pompeii terlihat jelas kegilaan penduduknya akan seks.

pompei2

Sebagai pelajaran, kedasyatan siksa Allah atas kaum penyuka hubungan sejenis ini saat ini bisa menjadi tujuan wisata

2. Laut Mati

Laut mati adalah tempat terendah yang ada di permukaan bumi, permukaan airnya berada 422 meter di bawah permukaan laut. Pantainya laut seluas 402 km persegi itu paling kering di dunia. Tingkat keasinannya mencapai 28-35%, padahal normalnya keasinan laut hanya 3-6%. Laut Mati terletak di Lembah Yordan, yang berbatasan dengan Tepi Barat, Yordania dan wilayah Palestina yang dikuasai Israel.

Para arkeolog yang bekerja di situs Tall As-Sa`idiyah di sebelah utara Laut Mati mendapati bahwa sekitar Zaman Perunggu (1800-2350 SM) di sana terdapat kehidupan. Saat itu iklim di kawasan tersebut tidak kering seperti sekarang. Antropolog forensik AS, Prof Mike Finnegan meneliti tiga kerangka pria di Numeira selatan Laut Mati dari tahun 2350 SM. Dia menyimpulkan bahwa ketiganya mati karena tertimpa bebatuan akibat gempa besar. Kemungkinan bahwa di daerah tersebut terjadi gempa sedikitnya 6 skala Richter dibenarkan geolog Israel Shmuel Marco, karena banyak terdapat patahan.

Ronald Eldon Wyatt petualang Amerika tahun 1989 dan 1990 mendatangi Laut Mati untuk mencari lokasi kota Sodom, Gomorrah, Adman, dan Zeboim yang disebutkan dalam Bibel ada di sekitar Kanaan. Dia mengamati lapisan geologi yang ada. Salah satu temuannya adalah lempengan tanah garam dengan bercak belerang kuning di dalamnya. Temuan seperti itu berceceran di sana, termasuk bongkahan-bongkahan belerang sebesar ibu jari.

Tahun 1924 William Albright and Melvin Kyle juga menemukan hal yang sama. Dalam bukunya “Exploration at Sodom”, Dr Melvin Kyle menulis, “… di sebuah daerah yang dihujani belerang pasti akan menunjukkan adanya belerang. Ya, memang begitu adanya. Kami memungut belerang murni dalam potongan sebesar ujung ibu jari saya.” Belerang itu bercampur dengan napal (tanah semen) dari pegunungan sisi barat dari laut dan ditemukan di sepanjang pantai dan di seberang timur, yang jaraknya 4-5 mil dari bongkahan belerang yang ditemukan Kyle. “Entah bagaimana tersebar jauh dan luas di dataran ini,” tulis Kyle.

Al-Qur`an menceritakan kehancuran kaum Nabi Luth yang diazab karena perilaku homoseksualnya.

“Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit. Maka kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu belerang yang keras. Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang meperhatikan tanda-tanda. Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia).” (QS: Al-Hijr [15]: 73-76).*/bersambung Kaum Tsamud diazab Allah dengan suara keras dan menggelegar hingga mati bergelimpangan.. 

Rep: Dija

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !