Spesial

Adab

Adab

Manusia beradab atau insan adabiy adalah manusia yang mengenal Tuhannya, mengenal dan mencintai Nabi Shallahu ‘Alaihi Wassallamnya

Selengkapnya

Ahlul Bait

Ahlul Bait

Ibnu Taimiyah dengan tegas membenarkan sikap Ahlus Sunnah terhadap Ahlul Bait Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassallam

Selengkapnya

Lima Milisi Asing Syiah Yang Ikut Bertempur di Suriah [2]

Lima Milisi Asing Syiah Yang Ikut Bertempur di Suriah [2]

IRGC merekrut pengungsi Syiah Afghanistan untuk tempur di Suriah, menjanjikan gaji $500 perbulan serta izin tinggal di Iran

Selengkapnya

Lima Milisi Asing Syiah Yang Ikut Bertempur di Suriah [1]

Lima Milisi Asing Syiah Yang Ikut Bertempur di Suriah [1]

Saat Korps Badr berganti nama menjadi Organisasi Badr agar bisa masuk ke ranah politik, Iran mendorong mereka yang ekstrim untuk membentuk kelompok militan

Selengkapnya

Setan

Setan

Ibnu Jarir berpendapat, Allah menjadikan setan dari jenis manusia, seperti halnya setan dari jenis jin

Selengkapnya

Mengenal Bapak Biologi Muslim, Al-Jahiz

Mengenal Bapak Biologi Muslim, Al-Jahiz

Al-Jahiz juga menuliskan pengaruh cuaca dan pola makan terhadap manusia, hewan, dan tumbuhan dalam berbagai wilayah geografis

Selengkapnya

Spesialis Mata dalam Budaya Islam [3]

Spesialis Mata dalam Budaya Islam [3]

Di Perpustakaan Vatikan, terdapat sebuah manuskrib unik yang ditulis oleh Ibn Nafis (meninggal tahun 1288) yang berjudul Kitab al-Muhazzab fi Tibb al-‘Ayn (Buku Pengobatan Mata)

Selengkapnya

Spesialis Mata dalam Budaya Islam [2]

Spesialis Mata dalam Budaya Islam [2]

Ammar Bin Ali Al-Mosuli adalah seorang penemu operasi katarak dengan metode suction, menggunakan sebuah jarum berongga yang dimasukkan melalui limbus

Selengkapnya

Spesialis Mata dalam Budaya Islam [1]

Spesialis Mata dalam Budaya Islam [1]

Hanya dalam 250 tahun, Muslim membuat delapan belas jurnal tentang ophthalmology

Selengkapnya

Begini Cara Inggris Memecah Dunia Arab [2]

Begini Cara Inggris Memecah Dunia Arab [2]

Meskipun nama Ottoman (Utsmaniyyah) masih ada hingga 1922 (dan khalifah masih ada sampai 1924), semua bekas daerah kekuasaan Utsmaniyyah kini dipegang Eropa

Selengkapnya