Selasa, 2 Maret 2021 / 18 Rajab 1442 H

Hidcompedia

Perbedaan Kata Tahun dalam Bahasa Arab

islam - buku - perpustakaan
Bagikan:

Hidayatullah.com | KATA selalu menjadi perbincangan hangat di kalangan para Ahli Bahasa, apalagi terkait dengan taraduf yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sinonim, walau jenis taraduf ini sangat banyak.  Para ahli bahasa Arab ada yang sepakat dengan adanya sinonim, diantaranya:  Sibawaihi, Asma’i, Abu al-Hasan Rummani, Ibnu Khalawiyah, Hamza bin Hamza al-Isfahani,  Al-Fairuzabadi,  Al-Tahanawi, serta mayoritas ahli bahasa Arab modern mengakui adanya sinonim dalam bahasa Arab.

Sedangkan yang tidak sepakat adanya sinonim, seperti: Tsa’lab, Ibnu Faris, Abu Hilal Al’askari, Baidhawi dan beberapa ahli bahasa lainnya.

Adanya perbedaan sanah dan aam, adalah yang bermadzhab mengingkari sinonim, sedangkan yang bersepakat, maka tiada perbedaan keduanya.

Tahun dalam bahasa Arab dikenal dengan kata aam dan sanah, yaitu waktu yang dibutuhkan bumi untuk mengelilingi matahari dengan siklus penuh, dalam jangka waktu 365 hari (12 bulan). Sudah jamak bahwa  aam dan sanah yang berarti tahun adalah  dianggap kata-kata sinonim dalam bahasa Arab, tapi kemudian muncul perbedaan, ketika membincang keduanya dalam Al-Qur’an.

Dalam aspek maknanya, sebagaimana dalam  mau’dhu’, kata sanah adalah muannast (perempuan), jamaknya (plural) adalah  sanawat, kata sanah ini menunjukkan arti; sangat atau keras (syiddah), kelaparan (jadbi), jahat (syar), kekeringan (Qahth). Hal tersebut dapat dilihat pada kata  sanah  yang sering digunakan pada kata yang kurang baik, seperti  negeri, tahun ini dihantam musibah  (ashabat albaladah sanah).

Kata  aam, adalah kata tunggal dan menunjukkan maskulin (mudzakkar),  jamaknya adalah  awam , dan kata ini kebalikan dari sanah, yang bermakna; kemakmuran (rakha’), kenyamanan (rahah), kebaikan (khair), dan kesejahteraan (rafahiyah).

Kata  sanah digunakan dalam bentuk dasar, seperti: umur, tanggal, jangka waktu tertentu. Sedangkan kata  aam  digunakan untuk merujuk pada tahun tertentu yang berhubungan dengan hal khususan (al am dirasi dll), dan kata aam  lebih khusus dari pada  sanah.

Untuk memahami perbedaan lebih luas terkait dengan  aam dan  sanah, maka penulis akan rujuk beberapa pendapat yang membedakan antara keduanya, dan juga sebagai contoh atas makna keduanya, yang secara umum  aam untuk hal kebaikan, sedangkan  sanah  berkaitan dengan keburukan. Maka, berikut perbedaan keduanya dalam Al-Qur’an.

Kata  sanah disebutkan lebih dari satu tempat dalam Al-Qur’an, ada 7 kata dengan bentuk tunggal, dan 12 kata dengan bentuk jamak. Sedangkan kata  aam  hanya dengan bentuk tunggal dan terdapat pada 7 tempat saja, Ini menunjukkan bahwa tahun-tahun yang baik (a’wam al khair) hanya sedikit. Di mana Kata  amm  dalam ayat  mendorong orang untuk bersabar dalam kesulitan, mengingatkan manusia untuk melakukan perbuatan baik, memotivasi  dan mendapatkan pahala, dan  hal-hal baik lainnya.

Kata  sanah digunakan untuk merujuk pada hari-hari yang keras dan menyedihkan, sementara kata  Aam  digunakan untuk menunjukkan kelapangan hati, kebaikan dan kesenangan. Sebagaimana dalam surat Yusuf, 47 _ Yusuf berkata:  Supaya kamu bertanam tujuh  tahun (sanah) (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan._ yaitu, Tujuh tahun penderitaan, kesedihan, kepayahan yang telah dilalui.

Kemudian penggunaan aam  dalam surat Yusuf, ayat 79:  Kemudian setelah itu akan datang  tahun  (Aam) yang padanya manusia diberi hujan (dengan cukup) dan dimasa itu mereka memeras anggur ._ yaitu telah usai penderitaan, dan tujuh tahun berikutnya adalah keindahan dan kebahagiaan.

Kejelian al-Qur’an dalam penggunaan kata, maka merujuk pada ulama bahasa Arab yang menolak adanya taraduf (sinonim), akan semakin terlihat, bahwa setiap kata yang hadir ke dunia memiliki artinya sendiri.*/Halimi zuhdy, rujukan; Al Furuq al-lughawiyah, Mawaqi’; Maudhu’,  al fikr, dan lainnya)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Gender [2]

Gender [2]

Sahabat Nabi

Sahabat Nabi

Adab

Adab

Dosa

Dosa

Mengurai Makna Habib

Mengurai Makna Habib

Baca Juga

Berita Lainnya