Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Analisis

Bagaimana Erdogan Menangani Kudeta di Malam 15 Juli?

CNN/TRT
3. Salah satu momen penting ketika Recep Erdogan pidato resmi secara LIVE melalui FaceTime, yang disiarkan melalui CNN menceritakan kondisi kudeta yang gagal
Bagikan:

Sambungan artikel PERTAMA

 

Langkah keamanan apa yang diambil?

Setelah dia tahu sesuatu sedang terjadi, dia memanggil Ketua Kabinetnya Hasan Dogan dan kepala unit pengamanan presiden, Muhsin Kose.

Keduanya ikut menemani Erdogan selama liburannya.

Semua penjaga kepresidenan diberi tugas.

Rencana utama ialah untuk mengevakuasi Erdogan dari rumah itu. Tetapi tim juga memiliki rencana untuk mempersiapkan tempat perlindungan di basement untuk berjaga-jaga.

Baca: Tokoh Kunci Kudeta Militer Turki Bersaksi untuk Mendapatkan Keadilan 

Bagaimana reaksi Erdogan?

Erdogan sangat tenang, menurut Yazici.

“Saya mendatangi rumah untuk menanyakan Erdogan dan keluarganya jika mereka butuh apa-apa. Dia sedang duduk dengan menggenakan setelannya,” kata Yazici.

“Dia terus melakukan pembicaraan telepon. Dia terlihat sangat tenang.”

Albayrak, dalam sebuah wawancara, juga mengatakan tidak hanya Erdogan, namun juga seluruh orang-orang yang bersamanya terlihat tenang.

“Kami sama sekali tidak khawatir atau takut,” kata Albayrak.

Apa yang kemudian terjadi?

Sekitar pukul 11.00 malam, Perdana Menteri Binali Yildirim menjadi pejabat pertama yang mengumumkan bahwa terjadi upaya kudeta oleh sebuah faksi militer.

Perwakilan Partai AK di Mugla, Deputi Nihat Ozturk mengatakan pada TRT World bahwa markas partai di kota-kota besar menyerukan rakyat turun kenjalan untuk melawan kudeta.

“Ketika Saya tiba di hotel, Bapak Presiden meminta saya untuk memanggil orang-orang di depan hotel dan mengambil posisi. Kami menyerukan orang-orang di Facebook, WhatsApp dan di beberapa media sosial,” kata Ozturk.

Sementara warga setempat berkumpul di dekat hotel, sebuah helikopter sedang menunggu presiden di lAndasan depan bangunan tersebut.

Baca: Militer Turki Mengatakan Hanya 1,5 Persen Tentara Terlibat Kudeta

Mengapa Erdogan muncul di TV via FaceTime?

Presiden telah berhasil menggelar konferensi pers pertama, dan sangat singkat dari hotelnya sekitar pukul 00.04 dini hari.

Warga Turki turun jalan dan berbaris mengibarkan bendera Turki di Kota Marmaris, melawan usaha kudeta militer (Reuters)

Konferensi pers itu direkam oleh staf kantor berita Anadolu Agency dan beberapa wartawan lokal yang ditempatkan di Mugla. Namun itu tidak mendapatkan cukup peliputan. Kualitas video terlalu buruk dan ada beberapa masalah teknis.

Jurnalis CNN Hande Firat dapat menghubungi Dogan, dan menanyakannya apakah dia bisa meminta presiden tampil di televisi, secara langsung melalui FaceTime.

“Mari kita berkumpul di alun-alun dan bAndara kita – dan biarkan mereka datang dengan tank-tank dan persenjataan mereka. Biarkan mereka melakukan apa yang akan mereka lakukan. Saya belum melihat kekuatan yang lebih besar daripada kekuatan rakyat,” dia mengatakan pada Firat.

Beberapa orang telah turun ke jalan untuk melawan kudetan. Meskipun begitu, kebanyakan rakyat turun setelah panggilan FaceTime itu.

Apa yang terjadi di udara dalam perjalanan ke Istanbul?

Pilot Erdogan mengganti transponder radio mereka agar cocok dengan pesawat penumpang Turkish Airlines, sehingga pesawat mereka dapat membaur dengan lalu lintas udara sipil.

Dia bersama keluarganya di pesawat tersebut.

Pesawatnya kemudian diganggu oleh jet-jet pelaku kudeta, meskipun pada akhirnya mereka dibayangi oleh pesawat tempur pemerintah yang siap meledakkan jet milisi oposisi itu di udara.

Apa yang terjadi di Marmaris setelah Erdogan pergi?

Sekitar pukul 3.20 pagi, sebuah unit komando beranggotakan 38 pelaku kudeta menyerang hotel Erdogan.

Pada saat itu, presiden sedang berada di pesawat, terbang dari Dalaman menuju Istanbul.

Baca: Lima Belas Pelajaran dan Hikmah Kudeta Militer di Turki 

Mereka menyerbu bangunan tersebut, membunuh dua polisi dari pasukan pengamanan presiden yang menjaga bagian belakang posisi presiden dan melukai 25 lainnyam

Tiga puluh tujuh penyerang Marmaris ditangkap dalam beberapa hari kemudian.

Bagaimana Erdogan mendarat di Istanbul? Apa yang terjadi setelah pendaratannya?

Erdogan tiba di BAndara Ataturk Istanbul sekitar pukul 3.30 pagi.

Bandara telah diduduki oleh para tentara pelaku kudeta dan tank mereka. Jadi jet Erdogan memutari Istanbul selatan untuk waktu yang lama dengan pola yang dipertahankan.

Pada saat dia mendarat, bandara telah dipenuhi oleh rakyat yang kemudian memberi presiden sambutan hangat.

Meskipun begitu malam belum berakhir, dengan bentrokan antara rakyat dan pelaku kudeta berlanjut selama berjam-jam. Kudeta dapat digagalkan pada 16 Juli di akhir pagi.*

Artikel ditulis oleh Zeynep Sahin di  TRT World, diterjamahkan Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Palestina Menjadi Bahasan Utama OKI di Jakarta

Palestina Menjadi Bahasan Utama OKI di Jakarta

Bangkitnya ‘Nabi Palsu’ di Teluk

Bangkitnya ‘Nabi Palsu’ di Teluk

Skandal Telur di Eropa

Skandal Telur di Eropa

KTT Kuala Lumpur: Antara Mimpi dan Tantangan

KTT Kuala Lumpur: Antara Mimpi dan Tantangan

Normalisasi Arab Saudi dengan ‘Israel’

Normalisasi Arab Saudi dengan ‘Israel’

Baca Juga

Berita Lainnya