Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Analisis

Mengapa Israel Terbakar?

Bagikan:

Hidayatullah.com— Israel baru saja dilanda musibah kebakaran hebat yang mengakibatkan  80 ribu orang dievakuasi.

Mereka meninggalkan rumah mereka seiring kota terbesar ketiga Israel, Haifa, telah menjadi lautan api.

Mengapa Israel terbakar?  Gilad Atzmon menulis artikel Why Israel is Burning?. Inilah pandangannya yang dimuat gilad.co.uk, Jumat 25 Nopember 2016.

***

Bentangan pedesaan tanah jajahaan Israel dipenuhi dengan pohon-pohon pinus. Pohon-pohon ini merupakan tanaman baru di wilayah Timur Tengah.

Pohon pinus diperkenalkan pada tanah Palestina pada awal 1930-an oleh Jewish National Fund (JNF) sebagai sebuah upaya untuk ‘mengklaim kembali tanah’.

Sejak 1936, JNF telah menanam 1.7 juta pohon di lahan seluas 1,750 hektar. Selama lima puluh tajun, JNF menanam lebih dari 260 juta pohon pada lahan Palestina yang mereka rampas. Itu mereka lakukan sebagai upaya ilegal untuk menyembunyikan reruntuhan desa dan sejarah Palestina yang mereka timpakan pembersihan etnis Muslim.

Selama tahun-tahun itu JNF menunjukkan sebuah upaya kasar dengan mengeliminasi peradaban Palestina tetapi mereka juga mencoba untuk membuat Palestina seperti Eropa.

Hutan alami Palestina mereka musnahkan. Hal yang sama juga terjadi pada pohon-pohon zaitun.

Pohon-pohon pinus mengambil tempat mereka. Di bagian selatan Gunung Carmel yang oleh penjajah Israel dinamai dengan ‘Swiss Kecil’. Hingga saat ini, tidak ada lagi yang tersisa dari “Swiss Kecil” akibat kebakaran tahun 2010. Bagaimanpun juga, fakta-fakta di lapangan ini cukup mengecewakan JNF.

Sebagaimana diketahui, pohon pinus tidak dapat beradaptasi dengan iklim Israel sama seperti warga Israel yang gagal beradaptasi di Timur Tengah.

Menurut statistik JNF, enam dari sepuluh pohon muda yang mereka tanam tidak dapat bertahan hidup.

Sedangkan pohon-pohon yang dapat bertahan hidup tidak menghasilkan apa-apa melainkan bahan bakar api. Setiap akhir musim panas setiap hutan pohon pinus Israel menjadi sebuah wilayah yang berpotensi berbahaya.

Kebakaran Israel Hari ke Enam: 1800 Apartemen dan 10 Ribu Hektar Lahan Dilalap Api

Meskipun penjajah Israel mempunyai kemampuan nuklir, militer, penjajahan, Mossad dan kemampuan lobi mereka di seluruh dunia, tetapi sesungguhnya Israel adalah tempat yang sangat rapuh.

Mereka sangat terasingkan dari tanah-tanah yang mereka klaim milik mereka dan yang mereka rawat. Seperti pohon pinus, Zionisme, Israel dan warga Israel merupakan orang asing di wilayah Timur Tengah.*/Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Serangan Madrasahh Kunduz, sebuah Kehilangan Moral Tinggi

Serangan Madrasahh Kunduz, sebuah Kehilangan Moral Tinggi

Erdogan dan Politik Persenjataan  [1]

Erdogan dan Politik Persenjataan [1]

Netanyahu Janji Balas Lebih Kejam, Abbas Tak Mampu Bela Al-Aqsha [2]

Netanyahu Janji Balas Lebih Kejam, Abbas Tak Mampu Bela Al-Aqsha [2]

Dunia Arab dan Kanada Bertindak terhadap Ekspatriat India yang lancarkan Islamofobia

Dunia Arab dan Kanada Bertindak terhadap Ekspatriat India yang lancarkan Islamofobia

Warga Muslim Dihukum karena Minta jadi warga India

Warga Muslim Dihukum karena Minta jadi warga India

Baca Juga

Berita Lainnya