Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Analisis

Iran-Damaskus: Sarapan yang Dituanrumahi Moskow dan Tel Aviv

Presiden Iran Hassan Rouhani dan Vladimir Putin
Bagikan:

Oleh: Mohamed Qawas

 

JURNALIS Libanon Mohamed Qawas menulis dalam artikel terbarunya di Koran Al-Arab bahwa kenyataan strategis dari negara Israel adalah bahwa keamanan mereka serta militer, diplomatik, politik dan mobilitas ekonomi mereka berhubungan dengan keputusan arahan Barat, yang nantinya dipimpin oleh AS.

Penulis menjelaskan bahwa hubungan Israel-Rusia dengan cepat meningkat sejak Moskow perlu terlibat dalam sistem politik ideologi yang tidak berbeda dari AS dalam kaitannya dengan urusan Israel.

Presiden Rusia Vladimir Putin ikut terlibat dalam konflik di Suriah hanya setelah PM Israel Benyamin Netanyahu menjelaskan padanya tentang rencana Israel.

Rusia merespon permintaan Israel, memberi Tel Aviv bantuan dalam menyingkirkan apa yang dianggap Israel sebagai sebuah ancaman terhadap keamanannya di Suriah, penulis berargumen.

Penulis menjelaskan juga bahwa diterimanya interversi Rusia di Suriah oleh Israel menjamin Moskow  bahwa AS menyetujui campur tangan militer mereka dan bahwa AS dan Rusia keduanya bekerja sama untuk menyingkirkan senjata kimia di Suriah yang dianggap sebagai ancaman pada keamanan Israel.

Penulis berargumen pada trio Amerika-Rusia-Israel sedang terbentuk di wilayah ini dan secara khusus di Suriah.

Sementara Washington dan Moskow berbagi kubangan di Suriah, Iran, Assad dan Hizbullah menjadi alat bagi kepentingan Israel-Amerika-Rusia.*

Penulis wartawan Al-Arab. Tulisan dimuat di Al Arab 18 Juni 2016, diterjamahkan Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Benarkah Momen Damaskus Milik Teheran? [1]

Benarkah Momen Damaskus Milik Teheran? [1]

Media: Dampak Kampanye Melawan Teror Ala Amerika, Destabilisasi Seluruh Kawasan Timur Tengah [1]

Media: Dampak Kampanye Melawan Teror Ala Amerika, Destabilisasi Seluruh Kawasan Timur Tengah [1]

Politik China di Timur Tengah Terancam Masalah

Politik China di Timur Tengah Terancam Masalah

“Peran” Amerika Serikat sebagai Polisi Global Berhenti di Idlib

“Peran” Amerika Serikat sebagai Polisi Global Berhenti di Idlib

Mengenang 16 Tahun Pembantaian Tak Bai oleh Militer Thailand

Mengenang 16 Tahun Pembantaian Tak Bai oleh Militer Thailand

Baca Juga

Berita Lainnya