Kamis, 27 Januari 2022 / 24 Jumadil Akhir 1443 H

Surat Pembaca

Siapa “Menumpang” Isu ISIS?

benswann.com
Bagikan:

BEBERAPA hari ini fenomena Daulah Islam Iraq dan Suriah (ISIS) tiba-tiba marak di Indonesia.

Entah, apa motivasinya, tiba-tiba nama gerakan kecil yang tiba-tiba muncul (atau lebih jelasnya dimunculkan) ke publik.
Sebenarnya, ISIS hanyalah salah satu sayap miliki gerakan jihad yang gerakannya banyak di Timur Tengah. Sementara di Indonesia hanya berupa wacana. Kalaupun ada, hanya hitungan jari.

Tapi entah mengapa tiba-tiba orang sekaliber Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN hingga Mengkopolkan ikut bersuara. Bahkan terakhir organisasi Syiah tiba-tiba juga ikut lantang?

Jauh sebelum ini, ulama terkemuka asal Yaman Az-Zindani pernah menyampaikan dalam orasinya tentang Departemen Pertahanan Nasional AS yang memberikan Laporan Politik kepada Obama bahwa pada Tahun 2025 kelak Khilafah Islamiyah kemungkinan besar akan berdiri.

Wakil Ketua Parlemen RusiaMichael Buriyev juga pernah memprediksi bahwa peradaban dunia baru akan bangkit pada tahun 2020. Wilayahnya membentang dari sebelah timur China hingga sebelah barat Samudra Atlantik. Peradaban itu bernama Khilafah Islam.

Pertanyaannya, apakah Barat hanya diam jika benar prediksi ini terjadi?

Siapa pula yang akan memancing di air keruh “pergolakan akhir zaman”?

Jika benar prediksi Az Zindani dan Wakil Ketua Parlemen Rusia itu terjadi,  dipastikan pihak Barat tak akan membiarkan begitu saja.

Setidaknya mereka akan mengerahkan tenaga dan pikiran untuk merusak citra Khilafah Islamiyah atau Daulah Islam khususnya dimata manusia seluruh dunia.

Sebagaimana keberhasilan mereka menjegal bangkitnya kekuatan Islam di Afghanistan dengan politik belah bambu dan adu domba antar kekuatan Islam.

Sebagaimana saat ini mereka melakukan hal yang sama dengan cara mendompleng munculnya fenomena ISIS.

Bedanya adalah para pendompleng gerakan Islam saat ini bukanlah kelompok oportunis semata, namun ada kaum MAHDIISME (golongan yang memahami dan meyakini bahwa akhir zaman akan muncul seorang sosok juru selamat) saat ini menemukan kembali vitalitasnya mengingat dekatnya akhir zaman.

Haruslah berhati-hari, karena mereka saat ini seolah menjadi parasit berbahaya dalam tubuh gerakan-gerakan jihad Islam dalam usaha membangun Khilafah Islamiyah. Di antara mereka ada  Syiah, Ahmadiyah dll.

Karena itu sebaiknya umat Islam berhati-hati atas isu ini dan tidak terkecoh isu-isu yang ujungnya mendelegitimasi syariah.*

Samsu Rizal
Tinggal di Jogjakarta

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Surat Pesantren Ilmu Al-Quran pada Jokowi terkait Penistaan Agama

Surat Pesantren Ilmu Al-Quran pada Jokowi terkait Penistaan Agama

Persis: Cukup Sudah Derita Rohingya!

Persis: Cukup Sudah Derita Rohingya!

LGBT adalah Paham Radikal dan Kebebasan Ekstrim

LGBT adalah Paham Radikal dan Kebebasan Ekstrim

Awas! Rupiah Anda Kadaluarsa

Awas! Rupiah Anda Kadaluarsa

Semoga Buya Syafi’i Ma’arif bisa Muhasabah

Semoga Buya Syafi’i Ma’arif bisa Muhasabah

Baca Juga

Berita Lainnya