Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Surat Pembaca

Mengapa Kau Deportasi Muhajirin Rohingya?

Bagikan:

IZINKAN saya ingin menyampaikan salam dari warga Rohingya untuk umat Islam di Aceh. Salam ini disampaikan Muhammad Salim, salah satu pengungsi Rohingya saat kami mengunjungi mereka di Peunteut Lhokseumawe beberapa waktu lalu. Dengan ini saya sudah menyampaikan amanah tersebut.

Kedua, Menyikapi berita Muslim Rohingya yang terdampar di Aceh dan akan dideportasi ke luar Aceh, kami meminta pemerintah Aceh agar berupaya sekuat tenaga supaya mereka tetap dibiarkan tinggal di Aceh.

Secara ideologis, etnis Muslim Rohingya di Myanmar adalah saudara kita seiman dan seagama.

Mereka terdampar di Aceh untuk menyelamatkan akidah dan nyawa mereka, maka kita harus membantu mereka sekuat tenaga. Jangan kemudian kita lepaskan mereka keluar dari Aceh, padahal di Aceh umat Islam adalah mayoritas.

Di mana tanggung jawab kita sebagai Muslim?

Bukankah peduli terhadap derita saudara kita seakidah merupakan bagian syari’at Islam yang harus kita tegakkan di Aceh?

Selain mereka merupakan tamu yang dalam Islam kita diminta untuk memuliakannya, mereka ibaratnya juga seperti kaum Muhajirin di masa Rasulullah yang terpaksa hijrah ke Madinah untuk menyelamatkan akidah dan nyawa mereka. Di masa Rasulullah, kaum Muhajirin (termasuk Rasulullah di dalamnya) disambut dengan sangat mulia oleh Kaum Anshar.

Kami sudah terjun ke lapangan dan melihat banyak masyarakat yang sangat prihatin dengan kondisi mereka serta bertekad untuk membantu semampu mereka. Ini membuktikan bahwa masyarakat siap menerima mereka.

Dalam jangka pendek, kami berharap kebutuhan hidup mereka bisa dibantu sama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah Aceh. Masyarakat dan Ormas harus membantu menggalang bantuan untuk mereka sebagai bukti keIslaman kita, karena Islam mengajarkan kita untuk memiliki empati.

Kami juga mendesak agar Pemkab Aceh Utara dan Propinsi Aceh pro aktif membantu Rohingya. Apalagi, kita juga pernah merasakan derita yang sama saat konflik dulu mendera Aceh, dimana banyak dari kita yang harus keluar dari Aceh.

Seharusnya pengalaman ini membuat kita lebih berempati. Dalam jangka panjang, mungkin nanti mereka bisa diberikan pinjaman lahan untuk dikelola untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Masih banyak hutan di Aceh yang belum terkelola.

Kami berharap Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Utara serta Kemenkumham Propinsi Aceh agar mengadvokasi ke Pusat atau juga ke dunia Internasional supaya mereka tetap bisa di Aceh sementara waktu, baik dengan status suaka politik atau dengan status lainnya.

Jangan lepas tangan dengan mendeportasi mereka keluar Aceh atas nama aturan Negara. Aceh harus menunjukkan kepeduliannya kepada Rohingya secara nyata. Jika kita membantu derita saudara kita yang terzhalimi, maka pasti Allah akan membantu Aceh dan meneguhkan kedudukan kita di sisi Nya.

Sangat memalukan sekali status Syari’at Islam di Aceh jika Rohingya yang terdampar di Aceh semuanya dideportasi ke luar Aceh.*

Wassalam,

Teuku Zulkhairi
Aktivis Rabithah Thaliban Aceh (RTA)

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kado Pahit Anak, di Hari Anak Nasional

Kado Pahit Anak, di Hari Anak Nasional

Tuding HASMI Sebagai Jaringan Teror: Sandiwara Apalagi?

Tuding HASMI Sebagai Jaringan Teror: Sandiwara Apalagi?

Pernyataan Sikap DPP Hidayatullah atas Insiden Tolikara Papua

Pernyataan Sikap DPP Hidayatullah atas Insiden Tolikara Papua

Pemuda, Jadilah Pelopor Perubahan Hakiki

Pemuda, Jadilah Pelopor Perubahan Hakiki

BK-LDK Tolak Pengesahan RUU Intelijen

BK-LDK Tolak Pengesahan RUU Intelijen

Baca Juga

Berita Lainnya