Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Surat Pembaca

PKS Desak Pemerintah Myanmar Hentikan Kekerasan di Rohingya

Bagikan:

Hidayatullah.com–Bertempat di Hotel Grand SAHID, Jakarta, Ahad lalu, DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melalui Ketua Umumnya, Mustafa Kamal, memberikan pernyataan sikap soal Rohingya. Dalam pernyataan sikap PKS tersebut, Mustafa Kamal menyebutkan bahwa semua pihak harus berperan aktif untuk menghentikan kekerasan yang terjadi pada Muslim Rohingya dan mendesak pemerintah Myanmar untuk memberikan hak-hak yang sama kepada kaum minoritas di Arakan.

Di bawah ini pernyataan sikap PKS;

Atas nama hak asasi manusia dan berdasar pada konvensi PBB 1945 tentang Kejahatan Genosida, kami Partai Keadilan Sejahtera menyatakan,

• Mengajak semua pihak baik dalam negeri maupun internasional untuk berperan aktif menghentikan upaya pembersihan etnis yang mengarah kepada genosida yang menimpa kaum minoritas di Arakan, Myanmar.
• Mengutuk segala bentuk kejahatan kemanusiaan yang terjadi terhadap kaum minoritas di Arakan, Myanmar.
• Mendesak pemerintah dan masyarakat Myanmar untuk menghentikan segala bentuk kekerasan dan upaya pembersihan etnis terhadap kaum minoritas di Arakan, Myanmar.
• Mendesak pemerintah Myanmar untuk memberikan hak-hak yang sama kepada kaum minoritas di Arakan sebagai bagian utuh dari etnis dan penduduk Arakan di Myanmar.
• Mendesak negara-negara ASEAN dan komunitas internasional untuk mengucilkan dan memberikan sanksi tegas terhadap Myanmar jika tidak segera menghentikan upaya pembersihan etnis terhadap kaum minoritas di Arakan dan meratifikasi hak-hak sipil mereka.

• Khusus kepada pemerintah Indonesia;

-Mendesak pemerintah untuk melakukan langkah-langkah konkrit baik di tingkat regional maupun internasional untuk menghentikan upaya pembersihan etnis kaum minoritas di Arakan, memperjuangkan pengakuan kaum minoritas muslim Rohingya di Arakan sebagai bagian utuh dari penduduk Arakan dan warga negara Myanmar.

-Mendesak pemerintah untuk emngambil bagian menampung para pengungsi Rohingya dan memperlakukannya dengan pelayanan yang sesuai standar internasional.*

Rep: Sarah Chairunisa
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

IMES Kecam Sikap Ngotot Freeport Indonesia Bangun Smelter

IMES Kecam Sikap Ngotot Freeport Indonesia Bangun Smelter

Pendidikan Islam Tak Mencetak Koruptor!

Pendidikan Islam Tak Mencetak Koruptor!

Kurikulum “Abal-Abal” Ala Kemendikbud

Kurikulum “Abal-Abal” Ala Kemendikbud

Islam dan Ironi “Negeri Tempe”

Islam dan Ironi “Negeri Tempe”

Tanggapan Terhadap Ketua SGF yang Sewenang-Wenang pada Jamaah Majelis Tabligh

Tanggapan Terhadap Ketua SGF yang Sewenang-Wenang pada Jamaah Majelis Tabligh

Baca Juga

Berita Lainnya