Rabu, 27 Oktober 2021 / 21 Rabiul Awwal 1443 H

Surat Pembaca

Terima Kasih Pak Presiden, Kami Bisa Pulang

Bagikan:

PERASAAN gembira tak tertahankan saat rombongan pesawat Garuda tiba-tiba mengunjungi basement Wisma Dubes Tunisia, tempat para mahasiswa Libya menginap selama evakuasi. Kedatangan tim pesawat Garuda yang dikirim pemerintah Jakarta, memberikan kepastian kepulangan mereka menuru tanah air, setelah hampir 10 hari berada di Tunisia.

Insya Allah pada hari Rabu, 9 Maret 2011 jam 07.15 pesawat akan take off menuju Jakarta dan akan terbang non-stop selama 13 jam.

Pesawat ini akan membawa 216 WNI yang terdiri dari 110 mahasiswa Indonesia di Libya dan sisanya adalah para TKW yang bekerja di Libya.

Informasi yang kami dapat, para mahasiswa akan dijemput oleh Satgas Evakuasi Nasional di bandara kemudian akan diinapkan sementara di Asrama Haji Pondok Gede, untuk pendataan dan pengaturan kepulangan ke daerah masing-masing.

Saya sangat bangga dengan kesigapan pemerintah RI dalam evakuasi WNI di Libya.

Sebuah kejutan bagi kami ternyata pemerintah RI mengirim pesawat kepresidenan jenis airbus seri 200 yang baru berumur setahun beserta pilot dan timnya untuk menjemput kami dari kota Tunis menuju Jakarta.

Selama masa evakuasi saya merasakan pelayanan yang maksimal dari satgas evakuasi dan KBRI Tunis baik yang berupa logistik, akomodasi, dan hal lainnya. Para mahasiswa, TKI dan TKW Libya melakukan kunjungan ke tempat-temapt wisata di Tunisia atas fasilitas KBRI Tunis. Kota dan masjid bersejarah “Qoirawan” menjadi tempat yang menakjubkan bagi kami.

Masjid tua yang masih kokoh berdiri ini dibangun pada abad ke 6 Masehi, seiring dengan ‘futuhat islami'(penyebaran Islam) di Afrika Utara oleh sahabat `Uqbah bin Nafi`, sehingga masjid ini pula dinamakan dengan masjid `Uqbah bin Nafi`. Masjid dan kota yang menjadi pusat peradaban Islam di Afrika Utara saat masanya, terletak 200 km arah selatan ibukota Tunis, berada di tengah-tengah wilayah negara Tunisia. Kunjungan ini diperlengkap dengan singgah ke makam dan masjid sahabat Abu Zam`ah Al-Ba`lawy yang masih berada dalam kawasan kota Qoirawan.

Kota wisata Susya yang sangat indah dengan pantainya dan pelabuhannya menjadi objek yang kami kunjungi pula. Dengan wisata yang memakan hampir sehari ini, memberikan kegembiraan dan hiburan tersendiri bagi kami yang menanti-nanti kepastian evakuasi ke Indoensia. Selain itu kunjungan di sekitar ibu kota Tunis yang dipandu oleh teman-teman PPI Tunis cukup menghibur kami pula.

Selanjutnya kami hanya berharap kondisi Libya dan kampus kembali normal sehingga kami bisa dipulangkan kembali ke Libya oleh pemerintah RI untuk melanjutkan pendidikan.

Mudah-mudahan perjalanan kami diliputi keselamatan dan kemudahan dari Allah SWT.

Terima kasih kepada: Bp. Presiden RI, Satgas Evakuasi Nasional, KBRI Tripoli, PT. Wijaya Karya, KBRI Tunis, dan semua pihak atas segala usaha dan kerja keras dalam evakusi kami dari Libya.

Tunis,8/3 jam 23:14

Kusworo Nursidik
(Mahasiswa tahun akhir jurusan Syari`ah – Kuliyah Ad-Da`wah Al-Islamiyah Tripoli – Libya)

Rep: Cholis Akbar
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Pembela Makanan Haram Bangga, kenapa Pembela Halal Kita Cela?

Pembela Makanan Haram Bangga, kenapa Pembela Halal Kita Cela?

Muhammadiyah Mengapa ke Fatah, Bukan Rakyat Gaza?

Muhammadiyah Mengapa ke Fatah, Bukan Rakyat Gaza?

Terima Kasih Muslimin Aceh Telah Membantu Rohingya

Terima Kasih Muslimin Aceh Telah Membantu Rohingya

Zaman Fitnah: Cegah Suami Selingkuh Justru Dicap Radikal!

Zaman Fitnah: Cegah Suami Selingkuh Justru Dicap Radikal!

Remaja-remaja Gaza Jemput Syahid, Kita Bergelut Narkoba!

Remaja-remaja Gaza Jemput Syahid, Kita Bergelut Narkoba!

Baca Juga

Berita Lainnya