Ahad, 14 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Syiar Ramadhan

Imam Palestina Terisak pada Hari Pertama Tarawih

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Syaikh Iyad Abu Rabi' saat mengimami shalat tarawih di Jakarta, Ahad malam (05/06/2016).
Bagikan:

Hidayatullah.com– Puasa Ramadhan 1437 H dimulai sebagian besar kaum Muslimin secara serentak pada Senin (06/06/2016). Berbagai organisasi, lembaga, komunitas, maupun masjid menggelar agenda khusus selama Ramadhan.

Di antaranya adalah SIRAMAN MANIS, singkatan dari “Silaturrahim Ramadhan Imam-imam Suriah dan Palestina ke Indonesia”. Program ini digelar atas prakarsa Sahabat Al-Aqsa (SA).

Pada malam pertama Ramadhan, di antara masjid yang berkesempatan menghadirkan imam tersebut adalah Masjid Baitul Karim di Polonia, Jakarta Timur.

Ahad malam (05/06/2016), jamaah shalat Isya seakan dikejutkan oleh kehadiran Syaikh Iyad Abu Rabi’, 34 tahun, asal Palestina.

Abu Rabi’ mengimami shalat Isya yang berlangsung sekitar pukul 19.10 sampai 19.24 WIB. Diikuti para jamaah yang memenuhi hampir semua shaf masjid berkapasitas ratusan orang itu.

Pengamatan hidayatullah.com, pada rakaat pertama, hafizh qur’an 30 juz itu membaca ayat-ayat tentang kewajiban berpuasa Ramadhan dalam Surat al-Baqarah ayat 183-186.

Ya ayyuladdzina amanu kutiba ‘alaikumusshiyamu kama kutiba ‘alalladzina min qablikum la’allakum tattaqun,” lantun syaikh dilanjutkan ayat berikutnya. Ayat 183 itu bermakna, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertaqwa.”

Pada rakaat kedua, Abu Rabi’ membaca ayat 187 dari Surat al-Baqarah yang masih membahas tentang puasa.

Suasana tarawih hari pertama Ramadhan 1437 di Masjid Baitul Karim. [Foto: Syakur]

Suasana tarawih hari pertama Ramadhan 1437 di Masjid Baitul Karim. [Foto: Syakur]

Khidmat

Shalat tarawih di Masjid Baitul Karim dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Berlangsung sebanyak 8 rakaat plus witir 3 rakaat. Abu Rabi’ membaca Surat-surat al-Fatihah, al-Baqarah ayat 1-29, al-A’la, al-Kafirun, serta Tiga Qul (al-Ikhlash, al-Falaq, dan an-Nas).

Sepanjang shalat Isya-tarawih yang khidmat itu, para jamaah dimanjakan dengan suara merdu sang imam. Magister jurusan sejarah Islam ini berganti-ganti lagu dalam bacaannya yang mirip qiraah sejumlah imam di Arab Saudi.

Pada rakaat keenam, Abu Rabi’ beberapa kali terdengar terisak saat membaca Surat al-Baqarah ayat 23.

Ayat tersebut terjemahannya berbunyi, “Dan jika kamu meragukan (al-Qur’an) yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), maka buatlah satu surah semisal dengannya dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”

Abu Rabi’ diagendakan kembali mengimami shalat di masjid itu pada malam kedua Ramadhan, Senin (06/06/2016) alias malam Selasa.

“Sekaligus memberikan ceramah tentang kondisi terkini di Palestina,” ujar Petugas DKM Baitul Karim, Muhajir, saat menyampaikan pengumuman usai shalat Isya.

Para jamaah masjid itu, di antaranya Suryadi, tampak senang diimami syaikh tersebut. Ia pun mengapresiasi program yang diadakan atas kerjasama SA-BMH tersebut. “Bagus itu,” ujarnya singkat kepada media ini.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Jama’ah Sholat Zuhur Masjid Istiqlal Meningkat 30 Persen Tiap Ramadhan

Jama’ah Sholat Zuhur Masjid Istiqlal Meningkat 30 Persen Tiap Ramadhan

Al-Qur’an Semakin Membumi

Al-Qur’an Semakin Membumi

Masjid Saudi Bersiap untuk Idul Fitri

Masjid Saudi Bersiap untuk Idul Fitri

Ramadhan di Mesir: Satu Tarawih 10 Juz

Ramadhan di Mesir: Satu Tarawih 10 Juz

[Berita Foto] Di Sana Taqarrub di Sini Tengkurap

[Berita Foto] Di Sana Taqarrub di Sini Tengkurap

Baca Juga

Berita Lainnya