Kamis, 2 Desember 2021 / 26 Rabiul Akhir 1443 H

Syiar Ramadhan

Ramadhan, Komunitas Penulis Islam Dideklarasikan

arrahmah
Saar deklarasi Komunitas Penulis Islam.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai bulan jihad (syahrul jihad), Komunitas Penulis Islam (KOPI) dideklarasikan. Wadah para alumni pelatihan jurnalistik yang secara rutin digelar tabloid Suara Islam dan Suara Islam Online ini secara resmi dideklarasikan di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (05/07) bertepatan dengan 18 Ramadhan 1436 H.

“Kami deklarasikan secara resmi di bulan Ramadhan, sebagai upaya untuk mengingatkan bahwa menulis juga bagian dari jihad untuk membela umat Islam dan menyiarkan Islam,” kata Ketua Pembina KOPI, KH Muhammad Al Khaththath dalam sambutannya.

Ustadz Al Khaththath mengungkapkan, latar belakang pendirian komunitas ini adalah untuk mewadahi para instruktur, penyelenggara dan alumni pelatihan jurnalistik yang selama ini digelar. Selain dimaksudkan untuk menjalin silaturahim, komunitas ini berharap dapat terus meningkatkan keterampilan, wawasan dan kemampuan yang mumpuni dalam dunia kepenulisan.

“Berdasarkan kesepakatan para alumni pelatihan jurnalistik dari beberapa angkatan, serta dukungan dari para instruktur dan jajaran redaksi tabloid Suara Islam dan Suara Islam Online, dibentuklah Komunitas Penulis Islam (KOPI) ini,” terangnya.

Sekjen Forum Umat Islam (FUI) itu berharap melalui komunitas ini akan lahir semakin banyak jurnalis dan penulis yang mampu menyajikan informasi serta buah karya jurnalistik yang tak sekedar jujur berimbang, namun juga dapat menjadi sarana dalam melakukan amar makruf nahi mungkar.

“Singkat kata, melalui KOPI diharapkan akan banyak terlahir pejuang-pejuang Islam yang menjadikan tulisan sebagai sarana dakwah Ilallah, da’wah bil qalam,” katanya.

Secara khusus Ustadz Al Khaththath mengingatkan, selama ini kalangan sekuler dengan dukungan tenaga dan modal yang nyaris tak terbatas terus membuat media untuk mengubah cara berpikir umat Islam dan memalingkan mereka dari jalan Allah. Karena itu, menjadi tantangan berat pada penulis dan juga media Islam untuk menghadapi kondisi tersebut. “Untuk menguasai informasi ini kita juga harus menguasai Al Quran.” ungkapnya.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Menag Berharap Ada Otoritas yang Menetapkan Awal Syawwal

Menag Berharap Ada Otoritas yang Menetapkan Awal Syawwal

Delapan Langkah Menyambut Ramadhan!

Delapan Langkah Menyambut Ramadhan!

Suasana Iftar di Pakistan, Afghanistan dan AS

Suasana Iftar di Pakistan, Afghanistan dan AS

Tidak Puasa? Apa Kata Bang Rhoma?

Tidak Puasa? Apa Kata Bang Rhoma?

Maksimalkan Ramadhan, Keluarga Muslim Tinggalkan Televisi

Maksimalkan Ramadhan, Keluarga Muslim Tinggalkan Televisi

Baca Juga

Berita Lainnya