Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Syiar Ramadhan

Ramadhan Momentum untuk Berbagi

Menag Suryadharma Ali saat memberi bingkisan pada acara “Berbagi Kasih Bersama Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa”.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Bulan suci Ramadhan, di samping umat Muslim diwajibkan melakukan ibadah puasa, merupakan momentum untuk berbagi terhadap sesama umat manusia. Dengan berbagi, berarti sudah membangun bangsa.

Demikian disampaikan Menteri Agama Suryadharma Ali pada acara buka bersama Dewan Pengurus Pusat Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPP IWAPI) di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama, Jalan MH. Thamrin No. 6, Jakarta, Rabu (31/07/2013).

“Ramadhan momentum kita untuk berbagi. Ini menggembirakan, baik kepada yang berbagi maupun yang menerima,” kata Menag.

Kegiatan yang mengambil tema “Berbagi Kasih Bersama Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa” ini dihadiri pula Hj. Indah Suryadharma Ali, Ketua Umum IWAPI Nita Yudi, pengusaha Dewi Motik Pramono, serta sejumlah artis, seperti Cici Tegal, Iis Dahlia, dan Angel Lelga.

Menteri Agama mengatakan, akibat kemiskinan banyak anak-anak yang tidak sempat menikmati pendidikan layak. “Dengan berbagi, maka itu akan memberikan kesempatan kepada mereka, sehingga penyelesaian masalah di masyarakat bisa teratasi,” ujarnya, dimuat laman Kemenag.

Menag sangat mengapresiasi kegiatan IWAPI yang menyelenggarakan program berbagi kasih untuk 2500 kaum dhuafa. Menag menjelaskan bahwa beribadah puasa bila dijalani dengan benar, secara simultan akan melatih dan mengajarkan kita untuk bergerak dari keadaan
yang kurang baik menuju keadaan yang lebih baik.

Pada bulan Ramadhan ini, tepat kiranya kita ambil sebagai momentum reformasi sosial spiritual. Kita berupaya dengan sungguh-sungguh untuk membuka pintu-pintu hidayah dan menebar kasih sayang bagi sesama agar terwujud perubahan esensial dan positif dalam berbagai sendi kehidupan.

“Dengan berpuasa, hati manusia semestinya bergerak ke arah yang positif, dari nafs ammarah (emosional) menuju nafs lawwamah, nafs marhamah yang dipenuhi kasih sayang, hingga ke posisi puncak, yaitu nafs muthmainnah atau jiwa yang tenang,” jelas Menag Suryadharma Ali.*

 

Rep: Insan Kamil
Editor: Syaiful Irwan

Bagikan:

Berita Terkait

Muslim Inggris Tetap Hidupkan Suasana Ramadhan

Muslim Inggris Tetap Hidupkan Suasana Ramadhan

Saksi Perang Asful Ma’kul: Desa Sujaiyah Paling Banyak Lahirkan Mujahidin Gaza

Saksi Perang Asful Ma’kul: Desa Sujaiyah Paling Banyak Lahirkan Mujahidin Gaza

Jama’ah Sholat Zuhur Masjid Istiqlal Meningkat 30 Persen Tiap Ramadhan

Jama’ah Sholat Zuhur Masjid Istiqlal Meningkat 30 Persen Tiap Ramadhan

Qatar Charity Indonesia Bantu Anak-anak Yatim

Qatar Charity Indonesia Bantu Anak-anak Yatim

Ramadhan Bersama Masyarakat Indonesia di Pahang

Ramadhan Bersama Masyarakat Indonesia di Pahang

Baca Juga

Berita Lainnya