Selasa, 25 Januari 2022 / 21 Jumadil Akhir 1443 H

Syiar Ramadhan

Masjid Jakarta Islamic Centre Disinggahi Ratusan Jama’ah I’tikaf

Malam-malam ganjil jumlah jama'ah itikaf bertambah
Bagikan:

Hidayatullah.com—Di Jakarta terdapat masjid-masjid yang menyelenggarakan Itikaf, salah satunya Masjid Jakarta Islamic Centre. Masjid yang dulunya bekas lokalisasi prostitusi Kramat Tunggak ini menjadi tempat i’tikaf yang cukup nyaman.

Menurut Rakhmad Zailani Kiki, Ketua Panitia I’tikaf Masjid JIC, ada sekira lima ratus jama’ah yang beri’tikaf di Masjid JIC.

“Bahkan pada malam-malam ganjil jumlahnya bisa bertambah,” kata Kiki kepada hidayatullah.com, Sabtu (11/08/2012) malam.

Masjid JIC, kata Kiki, terletak di tengah-tengah pemukiman penduduk dengan akses jalan yang hanya cukup untuk papasan dua mobil. Sehingga, jika malam tiba suasana sangat hening, karena lokasinya bukan terletak di jalan utama.

“Ya, sangat kondusif untuk beri’tikaf. Jauh dari kebisingan,” jelasnya.

Untuk memenuhi ruhiyah para jama’ah itikaf, pantia menjadwalkan kuliah-kuliah agama ba’da tarawih dan Subuh. Selain itu, juga ada shalat lail yang diselenggarakan sebelum santap sahur.

Untuk biaya, setiap peserta dikenakan membayar 12.500 rupiah per hari. “Biaya itu untuk makan sahur. Kalau takjil kita sediakan secara gratis,” kata Kiki.

Selain menyediakan makan sahur, panitia juga memperhatikan keamanan barang-barang jama’ah selama 24 jam. Untuk masalah MCK, Masjid yang memiliki kemiripan arsitektur dengan Masjid Attin, Jakarata Timur ini memiliki fasilitas toilet yang memadai. Sehingga jama’ah tidak mengantri untuk urusan MCK.

Meski suasana dan fasilitas mendukung, bukan berarti tidak ada keluhan dari jama’ah i’tikaf. Menurut Kiki banyak jama’ah yang mengeluh dengan adanya nyamuk. Karena posisi Masjid JIC terletak tak jauh dari laut Jakarta, maka jangan heran jika ada nyamuk.

“Kawasan Jakarta Utara memang terkenal nyamuknya. Mereka bilang gak bisa tidur kalau nyamuknya banyak sekali. Lalu saya bilang, ambil saja hikmahnya, bahwa dengan adanya nyamuk ini kita tidak akan sia-sia beri’tikaf, karena kita tidak kebanyakan tidur,” kelakarnya.

Bagi Anda yang ingin mengisi sisa malam-malam akhir Ramadhan dengan i’tikaf bisa segera merapat ke Masjid JIC di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara.*

Rep: Ibnu Sumari
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Inovasi Abaya “Mengusik” Perempuan Saudi

Inovasi Abaya “Mengusik” Perempuan Saudi

Dar Al Bir Sediakan 16.000 Makanan di Al Aqsha

Dar Al Bir Sediakan 16.000 Makanan di Al Aqsha

Dua Imam dari Palestina Bermukim di Riau Selama Ramadhan

Dua Imam dari Palestina Bermukim di Riau Selama Ramadhan

YDSF Beri THR 2500 Guru Ngaji

YDSF Beri THR 2500 Guru Ngaji

Raja Abdullah Bantu Filipina 100 Ton Kurma Ramadan

Raja Abdullah Bantu Filipina 100 Ton Kurma Ramadan

Baca Juga

Berita Lainnya