Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Syiar Ramadhan

Ihya Ramadhan, Aisyiyah Malaysia Gelar Acara “MESRA”

Bagikan:

Hidayatullah.com– Bulan Ramadhan dikenal dengan banyak istilah, di antaranya adalah bulan madrasah tahzibiyyah (lembaga pembentukan karakter), bulan penuh rahmat, ampunan dan bulan penuh berkah. Selain menunaikan kewajiban ibadah puasa, pada bulan ini umat Islam digalakan untuk melakukan banyak ibadah dan amal kebajikan.

Setiap Muslim dan Muslimah dituntut untuk berlomba-lomba dalam beramal kebajikan dengan tujuan semata-mata memperoleh ridha Allah SWT.  Fastabiqul Khairat.

Oleh sebab itu, dalam rangka menghidupkan (ihya) Ramadhan pada tahun ini, organisasi kewanitaan Muhammadiyah, yaitu Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA)  di Malaysia mengadakan program pendidikan Islam khusus untuk kalangan anak-anak.

Program ini bernama Media Santri Ramadhan atau lebih dikenal  dengan panggilan “MESRA”, istilah yang sudah sangat akrab di telinga,terutama bagi anak-anak Muslim Indonesia di Malaysia yang mengikuti program tahunan ini.

Program MESRA yang diadakan sejak tahun 2010 ini, pesertanya senantia bertambah. Di mana pada tahun ini kegiatan MESRA diikuti oleh 52 peserta, yaitu anak-anak yang berusia 7 -15 tahun. Kegiatan yang dibuka oleh ustaz Arifin Ismail, Ketua Umum Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia ini dilaksanakan pada tanggal 4-5 Agustus 2012, di Masjid Asy-Syakirin Gombak, Kuala Lumpur.

Kegiatan MESRA seperti ini tentu mempunyai banyak manfaat  dan tujuan yang positif. Disamping dapat memberikan  bimbingan, pengajaran, pemahaman dan pengamalan Islam yang baik dan benar, MESRA juga dapat  memberikan motivasi bagi anak-anak didiknya untuk lebih giat belajar, menambah teman dan mendidik anak-anak untuk lebih kreatif dan mandiri.

Oleh sebab itu, acara MESRA yang dikonsep oleh Aisyiyah Malaysia ini mendapatkan sambutan yang baik dan hangat dari kaum orang tua atau masyarakat Muslim Indonesia di negeri Jiran ini. Padahal sosialasi kegiatan ini dilakukan hanya dengan menggunakan jaringan sosial seperti facebook dan milis atau SMS saja. Ini menunjukan bahwa kesadaran orang tua terhadap pendidikan agama Islam bagi putra-putri kesayangannya sangat tinggi dan menggembirakan.

Adapun materi-materi yang disajikan bagi anak didik MESRA adalah mulai dari akidah Islam, akhlak, tata cara bersuci  atau thaharah seperti membersihkan najis dan kotoran, wudhu dan tayamun. Bagi anak didik yang menginjak dewasa diajarkan pula cara menghilangkan hadats besar.

Kemudian mereka juga diajarkan tentang bagaimana tata-cara sholat, mulai bacaan dan gerakannya, rukun dan perkara-perkara yang membatalkannya. Peserta MESRA juga dibekali dengan meteri yang berkenaan dengan ibadah puasa Ramadhan dan bimbingan baca al-Qur’an.

Di samping materi-materi  utama keislaman di atas, dalam MESRA juga disajikan permainan dan perlombaan seperti baca qur’an dan lomba azan. Sehingga dengan konsep pengajaran seperti ini, peserta MESRA merasa senang, ceria dan gembira.*/Imron Baehaqi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ramadhan, Bulan Melestarikan Seni Budaya

Ramadhan, Bulan Melestarikan Seni Budaya

Selama Ramadhan, PPSM Ulil Albaab Bogor Laksanakan Shalat Tahajjud Jam 02 Dini Hari

Selama Ramadhan, PPSM Ulil Albaab Bogor Laksanakan Shalat Tahajjud Jam 02 Dini Hari

Keceriaan Hengky Kurniawan Bareng Anak-anak Yatim dan Dhuafa

Keceriaan Hengky Kurniawan Bareng Anak-anak Yatim dan Dhuafa

Yayasan APL Santuni 1000 Anak Yatim

Yayasan APL Santuni 1000 Anak Yatim

Cerita Syeikh Nezar yang Terjebak Perang Antar Suku di Timika

Cerita Syeikh Nezar yang Terjebak Perang Antar Suku di Timika

Baca Juga

Berita Lainnya