Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Syiar Ramadhan

“Hanya Anak-anak dan Wanita yang Boleh Shalat di Sini!”

Anak-anak menanti shalat taraweh dimulai di mushola An-Nahl
Bagikan:

Surat Alfatihah belum habis dibaca imam. Namun, suara canda jamaah masih juga terdengar di Mushola An-Nahl, Kampung Ar-Royyan, Tanah Baru, Beji, Depok, Jawa Barat. Bahkan, tak cuma bercanda, ada juga jamaah yang masih berlari-lari di depan jamaah lain yang sudah khusuk sholat.

Jangan aneh! Selama shalat taraweh di bulan Ramadhan ini, mushola tersebut memang khusus untuk anak-anak dan para wanita. Mulai dari anak balita hingga anak remaja. Lalu, ke mana para bapak?

“Para bapak di RT ini dipersilahkan taraweh di masjid-masjid di sekitar sini,” jelas Ketua RT 06, Mulyadi, kepada Hidayatullah.com.

Malam itu malam keenam Ramadhan. Mushola seluas sekitar 10×10 meter persegi itu masih juga dipenuhi jamaah. Empat baris pertama berisi jamaah laki-laki, sedang empat baris sisanya berisi jamaah perempuan. Semua anak-anak, kecuali Pak RT, Ketua DKM, dan Ketua Panitia Ramadhan. Ketiga orantua ini sengaja ikut shalat bersama anak-anak tersebut untuk memberi semangat dan mengawasi mereka.

Di luar mushola di bagian belakang, berbaris para ibu. Mereka membentuk dua shaf memanjang hingga ke pagar mushola. 

Ada juga beberapa ibu yang diminta piket untuk mengawasi anak-anak perempuan. Sang ibu yang piket ini merelakan dirinya untuk tidak shalat taraweh di sana. Siapa saja yang kedapatan masih berlari-lari ketika sang iman sudah memulai shalat, ibu yang piket tadi dengan sigap akan menegur anak tersebut dan meminta segera masuk dalam barisan.

Tugas piket ini dilaksanakan bergiliran. Dalam satu malam ada 4 ibu yang kebagian tugas. Dan, di antara empat orang tersebut, satu sebagai koordinatornya.

Para ibu piket ini bahkan tak sekadar bertugas mengawasi jalannya shalat. Mereka juga diharuskan menyediakan 80 bungkus makanan buat anak-anak yang akan dibagi seusai shalat witir. Pantas saja, anak-anak dengan sabar ikut shalat hingga selesai. Rupanya, mereka menanti-nanti saat paling membahagiakan: bagi-bagi makanan!

Lantas, siapa imamnya? Sang imam ternyata juga anak-anak. Hanya saja, usia mereka sudah menginjak remaja. Mereka anak-anak kampung tersebut yang kebetulan sekolah di pesantren dan pada Ramadhan itu sedang liburan. “Hafalan mereka lumayan bagus. Ada yang hafal 10 jus. Ada juga yang 3 jus,” jelas Tri Winoto, ketua DKM An-Nahl.

Saat remaja-remaja calon hafidz ini memimpin shalat taraweh, Tri biasanya berdiri di belakang imam sambil memeriksa bacaan mereka.

Bulan Mendidik Anak

Menjelang pembagian bingkisan makanan usai shalat witir di mushola Annahl.Menjelang pembagian bingkisan makanan usai shalat witir di mushola Annahl.

Bagi Kampung Ar-Royyan, Ramadhan kali ini memang didedikasikan untuk anak-anak. Nuansa Ramadhan bahkan sudah terasa sebelum bulan mulia ini datang.

Sepekan sebelum Ramadhan tiba, misalnya, panitia Ramadhan sudah menyediakan spanduk besar berwarna putih polos. Anak-anak kemudian dikumpulkan dan diminta menuliskan satu per satu target masing-masing selama bulan puasa. 

Anak-anak antusias menulis. Ada yang memasang target berpuasa sebulan penuh, ada juga yang berencana hafal jus 28, ada yang ingin berinfaq tiap hari, bahkan —saking semangatnya— ada juga yang menulis “saya akan berpuasa dua bulan penuh.” Nah lho!. Spanduk ini kemudian dipajang di depan mushola.
“Target-target ini akan kami evaluasi bersama setelah Ramadhan usai,” jelas Ketua RT.

Selamat Ramadhan untuk anak-anak Ar-Royyan. Semoga target kalian terpenuhi! *Mahladi

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Da’iyah Aceh ‘Bergerilya’ Selama Ramadhan

Da’iyah Aceh ‘Bergerilya’ Selama Ramadhan

Ismail Haniyah Iftar Bersama Keluarga Sederhana

Ismail Haniyah Iftar Bersama Keluarga Sederhana

Tidak Cinta, Ramadhan Akan Gagal Selamnya

Tidak Cinta, Ramadhan Akan Gagal Selamnya

Ramadhan Saat Tepat Bersedekah

Ramadhan Saat Tepat Bersedekah

Melalui Daurah Ramadhaniah Santri Dayah Darul Ihsan dapat Banyak Ilmu

Melalui Daurah Ramadhaniah Santri Dayah Darul Ihsan dapat Banyak Ilmu

Baca Juga

Berita Lainnya