Kamis, 8 Juli 2021 / 28 Zulqa'dah 1442 H

Syiar Ramadhan

Forkommi Kuala Lumpur Selenggarakan Tarhib Ramadhan 1433 H

Bagikan:

Hidayatullah.com–Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia di Malaysia (FORKOMMI) menyelenggarakan kegiatan Tarhib Ramadhan 1433 H pada Ahad, 15 Juli 2012.

Kegiatan yang dilaksanakan di Lantai 4, Masjid Sultan Ahmad Shah (SAS), International Islamic University Malaysia, Gombak, Kuala Lumpur ini dimaksudkan untuk meningkatkan persiapan fikriyyah dan ruhiyyah bagi masyarakat muslim Indonesia yang berdomisili di Kuala Lumpur dan sekitarnya sehingga diharapkan dapat mengoptimalkan kualitas dan performa ibadah di bulan mulia yang sebentar lagi akan tiba.

Tercatat lebih dari 80 orang peserta mengikuti kegiatan ini yang terdiri dari para mahasiswa, dosen, pekerja dan ekspatriat Indonesia yang berasal dari berbagai kawasan di sekitar Kuala Lumpur.

Dr. Iqbal Mochtar dalam sambutannya selaku Ketua FORKOMMI Malaysia mengajak seluruh umat Islam agar memanfaatkan setiap detik Ramadhan dengan sebaik-baiknya, termasuk dengan turut berpartisipasi dan memberikan dukungan kepada berbagai kegiatan yang diadakan FORKOMMI baik sebelum, selama maupun sesudah Ramadhan. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, FORKOMMI Malaysia dengan berbagai cabang dan afiliasinya di Kuala Lumpur, Selangor, Perak, Kelantan, dan Johor secara serentak mengadakan beragam kegiatan untuk umat Islam Indonesia mulai dari tarhib, pelatihan pengelola zakat, buka puasa dan tarawih di kilang (pabrik/perusahaan), pesantren Ramadhan untuk anak-anak dan pekerja, i’tikaf, distribusi paket lebaran, penghimpunan dan pendistribusian zakat, serta halal bihalal.

Selanjutnya pada sesi taushiyah, Ustadz Muzakkir Muhsin Thaha, Lc, MA menyampaikan materi Tarhib dengan sangat menarik. Beliau menyeru seluruh umat Islam agar mempersiapkan datangnya Ramadhan dengan penuh kesungguhan. Di antaranya adalah meminta maaf kepada sanak kerabat dan kenalan. Berkirim SMS yang berisi ucapan selamat Ramadhan dan permohonan maaf merupakan suatu tradisi (sunnah) yang baik menurut ustadz lulusan Madinah dan Kairo tersebut. Selain itu dianjurkan pula untuk memperbanyak doa sebagaimana tuntunan Rasulullah dan beritikaf di masjid selepas shalat Ashar di akhir bulan Sya’ban.

Sementara itu, di bagian lain taushiyahnya, Ustadz Muzakkir menegaskan bahwa kunci kesuksesan ibadah Ramadhan adalah keimanan dan keyakinan akan balasan Allah. Seandainya setiap amal ibadah langsung diganjar Allah di dunia, lanjut beliau, maka tentulah umat Islam akan berlomba-lomba melaksanakan ketaatan. Tanpa bekal keimanan dan keyakinan yang kuat, maka kedatangan Ramadhan tidak akan memberikan pengaruh yang kuat pada diri umat dan hanya akan berlalu begitu saja. Menjelang akhir taushiyahnya, Ustadz Muzakkir juga memberikan ilustrasi perhitungan matematis yang menjelaskan betapa besarnya nilai keutamaan yang dikandung oleh Penghulu dari seluruh bulan tersebut sehingga semakin memperkuat semangat dan motivasi beribadah selama Ramadhan. Setelah taushiyah, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dimanfaatkan sejumlah peserta untuk mengajukan pertanyaan seputar pelaksanaan ibadah puasa, problematika berpuasa, dan lain-lain.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Masjid Saudi Bersiap untuk Idul Fitri

Masjid Saudi Bersiap untuk Idul Fitri

Puasa 21 Jam Dalam Sehari di Greenland

Puasa 21 Jam Dalam Sehari di Greenland

Siraman Manis 2013: Bukan Perpisahan, Cuma Pelepasan

Siraman Manis 2013: Bukan Perpisahan, Cuma Pelepasan

Ketenangan Tarawih di Islamic Center Washington DC

Ketenangan Tarawih di Islamic Center Washington DC

JIC Adakan Sanlat Anak SD

JIC Adakan Sanlat Anak SD

Baca Juga

Berita Lainnya