Kamis, 25 Maret 2021 / 12 Sya'ban 1442 H

Syiar Ramadhan

Belanda Pun Takut dengan Kitab Kuning

Bagikan:

Hidayatullah.com–Puluhan toko kitab kuning yang berderet di sepanjang jalan Sasak dan Panggung Surabaya seperti yang tampak saat ini, tidaklah berdiri dengan tiba-tiba. Pada mulanya, hanya ada satu lapak kaki lima yeng menjual kitab kuning di lokasi yang banyak didiami komunitas Arab itu.

Lapak kitab itu akhirnya berubah menjadi sebuah toko, yang mensuplai kitab-kitab untuk pesantren di wilayah Jawa dan Madura. Sehingga pertumbuhan pesantren-pesantren ikut berkembang pesat, karena bahan ajar sudah tersedia.

Maklum, sebelum ada lapak kitab yang berdiri pada tahun 1908 ini, kitab adalah barang yang amat langka. Untuk memperolehnya, seseorang harus menitipkannya kepada para calon jama’ah haji yang berangkat menuju Tanah Haram. Sehingga kitab hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu. Praktis, peran toko Nabhan dalam meningkatkan pengetahuan keislaman umat Islam saat itu tidak bisa dipandang sebelah mata.

Balanda rupanya memahami peran kunci toko kitab yang didirikan oleh Salim bin Sa’d Nabhan ini terhadap perkembangan ilmu dan pemikiran umat Islam di Jawa dan Madura. Untuk mengantisipasi Belanda segera mengambil langkah.

Akhirnya, melalui Gubernurnya yang saat itu adalah seorang orientalis bernama Van der Plas, dikirimlah surat kepada Nabhan agar tidak mendatangkan kitab-kitab tertentu dari Timteng. Namun, jika sudah telanjur pejabat Belanda yang pandai bahasa Arab ini meminta kepada Nabhan satu naskah, demikian yang dikisahkan oleh Mustafa, cucu Nabhan kepada Hidayatullah.com.

Laki-laki yang kini ikut mengelola toko kitab Salim Nabhan ini sendiri tidak tahu persis, judul-judul kitab yang dilarang untuk didatangkan saat itu.

Tentu, walau tak jelas buku apa judulnya, namun pastilah Belanda takut dengan buku-buku yang bisa menyadarkan bahwa umat Islam saat itu telah terjajah dan wajib bangkit untuk melawan penjajahan. Sehingga umat Islam akhirnya bergerak melakukan perlawanan. [tho/hidayatullah.com]

 

Foto: Thoriq

Rep: Admin Hidcom
Editor: Administrator

Bagikan:

Berita Terkait

Dengan al-Quran akan Lahir Generasi Pembebas al-Aqsha

Dengan al-Quran akan Lahir Generasi Pembebas al-Aqsha

Masuk Syawal, Jaga Spirit Ramadhan dengan “Ketupat” 4L

Masuk Syawal, Jaga Spirit Ramadhan dengan “Ketupat” 4L

Tips Menghafal Al-Qur’an Menurut Syaikh Ahmad Ziyadah

Tips Menghafal Al-Qur’an Menurut Syaikh Ahmad Ziyadah

FKH UWKS Semarakkan Kampus dengan Kajian Ramadhan dan Buka Bersama

FKH UWKS Semarakkan Kampus dengan Kajian Ramadhan dan Buka Bersama

PCINU Bersama PCIM Gelar ‘Ifthor on The Road’ di Pakistan

PCINU Bersama PCIM Gelar ‘Ifthor on The Road’ di Pakistan

Baca Juga

Berita Lainnya