Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Ramadhan

Saudi Lebaran Lebih Cepat dari Indonesia, Simak Penjelasan Kemenag

hidayatullah.com
Bagikan:

Hidayatullah.com– Perbedaan tanggal pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1440H/2019M antara di Arab Saudi dengan di Indonesia masih menjadi perbincangan sebagian warga terutama di media sosial.

Diketahui, Arab Saudi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440H jatuh pada hari Selasa (04/06/2019). Sedangkan di Indonesia, pemerintah menetapkan lebaran Idul Fitri jatuh pada hari Rabu (05/06/2019).

Pengamatan hidayatullah.com hingga Selasa malam, ada yang mempertanyakan, mengapa bisa Saudi lebih dahulu berlebaran padahal waktu di Indonesia lebih cepat. Ada juga yang menilai, sebaiknya umat Islam di Indonesia mengikuti Saudi saja untuk berlebaran pada Selasa kemarin.

Baca: Tiga Juta Jamaah Shalat Tarawih di Masjidil Haram & Masjid Nabawi

Terkait itu, Kementerian Agama RI menyampaikan penjelasannya.

Di Indonesia, terang Kemenag, Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Rabu (05/06/2019), tapi di Saudi jatuh pada Selasa (04/06/2019).

Kemenag menerangkan, secara geografis, posisi Saudi berada di sebelah barat Indonesia, sehingga waktu di Indonesia lebih cepat 4 jam. “Tetapi, hilal justru lebih mungkin terlihat lebih dulu di Saudi, karena hilal semakin ke barat semakin tinggi pada saat terbenamnya matahari,” terang Kemenag dalam penjelasan resmi Bimas Islam Kemenag diterima hidayatullah.com, Selasa (04/06/2019).

Baca: Pasca Ramadhan, Kemenag & MUI Segera Bahas Penyatuan Kalender Hijriyah

Berdasarkan data hisab, pada 29 Ramadhan 1440H, terang Kemenag, posisi hilal di Indonesia seluruhnya minus (di bawah ufuk) dan tidak ada laporan melihat hilal, sehingga Ramadhan digenapkan menjadi 30 hari.

Sementara pada tanggal yang sama, posisi hilal di Arab Saudi sudah berada di atas ufuk sekitar 0,9 derajat dan ternyata ada yang berhasil melihat hilal, jelas Kemenag.

“Jadi ukurannya bukan masalah perbedaan waktu, keliru kalau memahami karena Indonesia waktunya lebih cepat 4 jam dari Saudi maka Indonesia mestinya lebih duluan ber-Idul Fitri. Perlu ditegaskan bahwa perbedaan itu lebih karena posisi hilal dan perbedaan tempat/mathla,” tegas Kemenag.*

Rep: SKR
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Masjidil Haram siapkan 11 Ribu Kursi Roda Selama Ramadhan

Masjidil Haram siapkan 11 Ribu Kursi Roda Selama Ramadhan

Masjid Jogokariyan Datangkan Imam Tarawih dari Palestina

Masjid Jogokariyan Datangkan Imam Tarawih dari Palestina

Pemkot Padang Gelar Pesantren Ramadhan Online SD-SMP

Pemkot Padang Gelar Pesantren Ramadhan Online SD-SMP

Bulan Ramadhan Banyak PRT Kabur

Bulan Ramadhan Banyak PRT Kabur

Totalitas Ramadhan

Totalitas Ramadhan

Baca Juga

Berita Lainnya