Sabtu, 13 Februari 2021 / 30 Jumadil Akhir 1442 H

Ramadhan di Mancanegara

Jutaan Warga Yaman Kekurangan Makanan Selama Ramadhan

AJ
Bagikan:

Hidayatullah.com–Hampir 17 juta penduduk sedang menghadapi kelaparan di Yaman di saat Muslim seluruh dunia melakukan ibadah puasa Ramadhan.

PBB menggambarkan situasi di negara itu sebagai, “krisis kemanusiaan terbesar di dunia.”

Di saat yang sama, lebih dari dua juta anak-anak di negara itu mengalami malnutrisi, dan satu anak di bawah umur lima tahun mati setiap 10 menit karena penyakit yang dapat dicegah, seperti yang dikatakan di dalam laporan UNICEF.

Negara itu juga sedang menghadapi wabah kolera di mana lebih dari 29.000 orang terinfeksi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca: Milisi Syiah al Houthi Hancurkan 299 Masjid di Yaman

Muslim di seluruh Yaman, termasuk para penduduk Hodeidah, sebuah kota di pesisir barat, menandai hari ketiga Ramadhan mereka di bawah bayang-bayang perang.

“Penduduk di Hodeidah hidup dalam situasi yang tragis. Ramadhan tiba di saat orang-orang sangat menderita karena upah yang tidak dibayar, tidak ada listrik, tidak ada air dengan cuaca yang panas dan blokade dikarenakan perang yang sedang berlangsung di Yaman,” pekerja sosial Sadeq Al Saeedi mengatakan pada Aljazeera.

Yaman telah berada dalam perang sipil sejak 2014, ketika kelompok milisi Syiah Houthi dan gabungan pasukan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh mengambil alih ibukota Sanaa dan bagian lain dari negara itu.

Baca: Iran Ancam Bahrain, Yaman dengan ‘Penaklukan’ seperti Aleppo

Konflik itu meluas pada taun lalu ketika Arab Saudi dan negara sekutunya melancarkan kampanye militer udara besar-besar yang bertujuan untuk menyerang balik Houthi dan mendukung pemerintah Yaman pro-Saudi.

Menurut PBB, 11.3 persen populasi Yaman terpaksa kehilangan tempat tinggal mereka karena konflik. .*/Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Hari Pertama Idul Fitri Pertempuran Terus Berlangsung di Tripoli

Hari Pertama Idul Fitri Pertempuran Terus Berlangsung di Tripoli

Puasa di Belanda, Jeda Tarawih-Sahur Hanya 3 Jam

Puasa di Belanda, Jeda Tarawih-Sahur Hanya 3 Jam

Berkah Ramadhan di AS: Berbagi Makanan pada Tunawisma Non-Muslim

Berkah Ramadhan di AS: Berbagi Makanan pada Tunawisma Non-Muslim

Iktikaf Menjamur di Sepuluh Terakhir Ramadhan

Iktikaf Menjamur di Sepuluh Terakhir Ramadhan

Ada Sup Lezat di Masjid Ibrahimi Hebron

Ada Sup Lezat di Masjid Ibrahimi Hebron

Baca Juga

Berita Lainnya