Kader Hidayatullah Mesir Gelar Tausiyah Ramadhan dan Buka Bersama

Dalam tausiyahnya, Syaikh Ahmad menyampaikan lima hal penting yang harus dilakukan selama Ramadhan agar bisa maksimal dalam menjalani puasa

Kader Hidayatullah Mesir Gelar Tausiyah Ramadhan dan Buka Bersama

Terkait

Hidayatullah.com- Di tengah-tengah kesibukannya menghadapi ujian di Universitas Al-Azhar, yang saat memasuki bulan suci Ramadhan 1437 H masih belum selesai, mahasiswa Hidayatullah di Mesir mengadakan acara Tausiyah Ramadhan sekaligus Buka Bersama.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari pertama Ramadhan, Senin, 6 Juni 2016 ini dihadiri Syaikh Dr. Ahmad Musthafa Nabawi Al-Hafidz. Seorang syaikh pengampu tahfidz sebagian mahasiswa Hidayatullah di Mesir.
Ia adalah alumnus Universitas Al-Azhar jurusan Hadits, yang juga pemilik sanad al-Qur’an dan Hadits.

Selain mahasiswa Hidayatullah, turut hadir dalam acara ini mahasiswa alumni Ar-Raayah yang kuliah di Al-Azhar.

Acara singkat menjelang buka puasa yang diikuti sekitar 15 orang mahasiswa ini terasa begitu khidmat, semuanya menyimak tausiyah dengan seksama.

Dalam tausiyahnya, Syaikh Ahmad menyampaikan lima hal penting yang harus dilakukan selama Ramadhan agar bisa maksimal dalam menjalani puasa.

Pertama, tidak boleh banyak tidur. Sebagian kita ketika puasa tidurnya berlebihan padahal dia tidak butuh akan hal itu.

Kedua, tidak boleh banyak makan ketika buka puasa, hal itu akan menyebabkan malas beraktifitas.

Ketiga, tidak boleh banyak minum. Biasanya seseorang yang berpuasa, ketika berbuka akan sangat bernafsu untuk minum yang sangat banyak, terlebih puasa saat ini pada musim panas. Hal itu juga akan membuat seseorang susah beraktivitas.

Mahasiswa hidayatullah mesir2

Keempat, tidak boleh banyak bicara yang sia-sia. Karena puasa juga tidak hanya menjaga diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, namun juga menjaga diri dari hal-hal yang sia-sia.

Kelima, menghindari kumpul-kumpul yang tidak bermanfaat. Karena hal itu akan menghabiskan waktu dengan hal yang tidak bermanfaat.

Selain kelima hal di atas, Syaikh Ahmad juga sangat menganjurkan untuk banyak membaca al-Qur’an pada bulan Ramadhan, karena pahalanya berlipat ganda.

“Baca al-Qur’an tiga juz satu hari itu sangat sedikit, itu hanya untuk orang awam. Adapun kita selaku tholibul ilmi, maka harus lebih banyak dari itu. Imam Syafi’i rahimahullah, beliau mampu mengkhatamkan al-Qur’an dua kali dalam sehari pada bulan Ramadhan,” terang syaikh kepada para mahasiswa.

“Bulan Ramadhan ini adalah kesempatan bagi kita untuk meraup pahala sebanyak-banyaknya. Perbanyak baca al-Qur’an dan dzikir kepada Allah serta istighfar,” tambah syaikh sebelum mengakhiri tausiyahnya.

Para mahasiswa berharap agar kegiatan yang mengundang syaikh rutin diadakan.

“Kami berharap ke depannya bisa mengadakan kegiatan-kegiatan yang mengundang syaikh, seperti kajian kitab, daurah, dan bahkan kalau bisa setiap lailatul ijtima’ kami bisa hadirkan syaikh sebagai pemateri,” harap Joni, salah satu mahasiswa Al-Azhar jurusan syari’ah tingkat akhir.*/Jundi Iskandar (Mesir)

Rep: Muhammad Abdus Syakur

Editor:

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !