Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Ramadhan di Mancanegara

Merasakan I’tikaf Bersama di California

ISTIMEWA
Peserta i'tikaf di Masjid DarulIslam, Walnut Creek
Bagikan:

Suasana hari-hari menjelang terakhir di bulan Ramadhan dirasakan juga oleh Muslimin Indonesia di Bay Area California, Amerika. Karena itu IMSA Youth West (Indonesia Muslim Society in America) mengadakan acara KafBer (Iktikaf Bersama) di masjid DarulIslam, WalnutCreek, California yang melibatkan anak-anak muda beserta orang tuanya.

Seperti halnya tahun lalu, Masjid Walnut Creek kedatangan Syeikh Dr. Gharib Mohammad Khalil untuk menjadi imam selama bulan Ramadhan.

Syeikh Gharib yang hafal al-Quran sejak umur sembilan setengah tahun ini menjadi pengajar di universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir. Selain ahli di bidang tafsir, beliau juga ahli di bidang syariat Islam.

Kehadiran Syeikh Gharib ini benar-benar dimanfaatkan oleh komunitas Indonesia yang aktif di Masjid DarulIslam, Walnut Creek California untuk mengisi siar Islam di bulan Ramadhan.

Acara iktikaf yang diikuti sekitar 50 peserta ini dimulai pada hari Jumat sore hari pukul 7 ini diikuti oleh anak muda-mudi dari berbagai area di Bay Area, San Francisco.

Sesi pertama dengan tema “Being Good To Parents” (Birul Walidain) merupakan sesi pembuka yang dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama. Makanan kue lapis, mi goreng, dan nasi goreng ala Indonesia turut menemani mereka yang berbuka puasa. Saudara-saudara muslim dari Yaman, Maroko, Irak, Syiria, Mesir, Paskistan, dan India turut menikmati acara buka bersama ini. Turut serta juga mereka yang baru saja masuk Islam menghadiri acara buka puasa bersama ini. Acara buka bersama di masjid WalnutCreek diselenggarakan setiap hari dengan melibatkan muslim dari tanah air. Mereka selalu membawa makanan dari rumah, dengan harapan selain mengenalkan makanan khas Indonesia, mendapatkan pahala berlimpah di bulan Ramadhan ini.

Peserta KafBer mengikuti terawih yang diimami oleh Syeikh Gharib. Di masjid ini setiap malam merampungkan 1 juz bacaan Al-Quran. Waktu musim panas yang menjadikan waktu malam sangat pendek, memaksa para peserta KafBer untuk segera mungkin tidur setelah selesai shalat terawih. Shalat terawih selesai sekitar pukul 12:00 malam. Sedangkan mereka harus bangun pada hari Sabtu untuk melaksanakan qiyamul lail sekitar pukul 3:30 pagi.

Setelah selesai shalat Subuh berjamaah, pukul 7 pagi peserta sudah harus mengikuti acara sesi kedua dengan tema “Choosing a right friends”. Memilih teman adalah isu yang sangat penting bagi anak muda Muslim yang tumbuh di Amerika. Acara ini kemudian ditutup oleh Syeikh Gharib dengan tanya jawab yang menarik.

Acara ini dirasakan oleh ketua panitia, mbak Ariane, cukup berhasil. Karena ada antusias dari para peserta untuk menyambung acara ini dengan acara berikutnya. Yaitu kegiatan tahsin Al-Quran dan kegiatan out door bersama untuk anak-anak muda Muslim di Bay Area.*/M Yusuf, California

Rep: -
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Masjid-masjid di India Lebih Ramai di Pengujung Ramadhan

Masjid-masjid di India Lebih Ramai di Pengujung Ramadhan

Lumpia Adonan asli Indonesia, Rasa Mexico

Lumpia Adonan asli Indonesia, Rasa Mexico

Ramadhan 1435 H Muslim di Inggris Berpuasa Hingga 19 Jam

Ramadhan 1435 H Muslim di Inggris Berpuasa Hingga 19 Jam

Mahasiswa Asal Jatim di Hadramaut Adakan Buka Bersama, Angkat Isu Persatuan

Mahasiswa Asal Jatim di Hadramaut Adakan Buka Bersama, Angkat Isu Persatuan

Dikenal Lembut, Putra Indonesia Laris jadi Imam Tarawih di Sudan

Dikenal Lembut, Putra Indonesia Laris jadi Imam Tarawih di Sudan

Baca Juga

Berita Lainnya