Tips Penderita Diabetes Jika Melaksanakan Puasa

Penderita diabetes disarankan mengkonsumsi makanan yang diserap perlahan-lahan.

Tips Penderita Diabetes Jika Melaksanakan Puasa
Ilustrasi.

Terkait

PENDERITA diabetes harus melakukan konsultasi dulu ke dokter jika ingin melaksanakan puasa. Para ahli kesehatan mengatakan, mereka dapat saja menjalani aktivitas ibadah puasa asalkan berkonsultasi ke dokter agar ibadah yang dilakukan dapat berjalan dengan aman.

Dalam memberi saran apakah seseorang penderita boleh menjalankan puasa atau tidak, dokter akan mempertimbangan faktor-faktor seperti usia, atau tipe diabetes apa yang diidap (tipe 1 atau diabetes 2), serta kondisi medis lainnya.

Orang dengan diabetes tipe 1 berada dalam kategori risiko tinggi dan mereka harus berkonsultasi dengan dokter, kata seorang ahli kesehatan yang berbasis di Dubai, sebagaimana dimuat laman Gulf News.

Tubuh mereka tidak memproduksi insulin yang cukup dan mereka membutuhkan suntikan, serta makanan tepat waktu untuk mengelola kondisi fisik mereka.

Pasien yang bergantung pada insulin atau obat dapat menghadapi risiko dehidrasi dan kadar glukosa darah berfluktuasi, sehingga sangat penting bagi mereka untuk memantau kadar glukosa darah setiap hari. Hal ini penting diperhatikan bagi penderita diabetes tipe 1 dan pasien yang bergantung pada pada insulin.

Kebiasaan makanan

Diet memainkan peran penting dalam menjaga kadar glukosa yang tepat. Penderita diabetes disarankan mengkonsumsi makanan yang diserap perlahan-lahan. Karbohidrat kompleks yang direkomendasikan untuk Sahur dan pembuka harus mencakup beras kasar, roti cokelat, dan kacang.

Makanan kaya karbohidrat dan lemak harus dihindari, terlebih saat berbuka puasa karena penundaan pencernaan dan tubuh akan menghadapi kesulitan untuk menyerap makanan yang digoreng.

Buah dan sayuran yang mengandung gula alami akan membantu menjaga kadar glukosa sehingga makanan-makanan ini harus terdapat dalam buka puasa serta Sahur. Dehidrasi merupakan masalah lain bagi penderita diabetes dan dapat menjadi parah dalam kondisi panas.

Orang yang terlibat dalam kerja fisik yang berat, mengalami kehilangan cairan karena berkeringat. Para ahli menyarankan minum air sebanyak mungkin selama jam tidak puasa (dari waktu berbuka sampai sahur).

Menghilangkan beberapa mitos diabetes

Mitos: Penderita diabetes harus menjauhi gula.

Fakta: Itu tidak benar. Hidangan manis tidak harus dikurangi, sepanjang hal itu merupakan bagian dari makanan yang sehat dan pekerjaan Anda cukup membakar kalori ekstra.

Mitos: Penderita diabetes harus hanya mengkonsumsi makanan khusus.

Fakta: Makanan khusus untuk penderita diabetes menawarkan sedikit keuntungan. Diet seimbang yang mencakup pembatasan gula, karbohidrat, dan lemak, bekerja sama dengan baik. Keseimbangan adalah kuncinya.

Mitos: Makanan protein tinggi dapat membantu.

Fakta: Makan terlalu banyak protein, terutama protein hewani, dapat menyebabkan resistensi (penolakan) insulin. Diet harus sehat. Protein, karbohidrat dan lemak adalah yang penting untuk fungsi tubuh, sehingga mengkonsumsi jumlah terbatas baik-baik saja.

Mitos: Mesti menghindari karbohidrat.

Fakta: Tidak, Anda tidak mesti melakukan semacam itu sepanjang Anda tetap mengkonsumsinya dalam porsi kecil. Makanlah makanan tinggi serat dan karbohidrat gandum, seperti beras kasar dan roti cokelat. Makanan-makanan ini dicerna secara perlahan dan membantu menjaga kadar gula darah.

Mitos: Berolahraga tidak membantu.

Fakta: Itu tidak benar. Bahkan berolahraga menurunkan risiko komplikasi yang berhubungan dengan diabetes, dan kesehatan secara keseluruhan baik.*

Rep: Insan Kamil

Editor: Syaiful Irwan

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !