Paguyuban “Pulang Jumat Kembali Ahad” Bagikan Takjil Gratis di Kereta

Pada kegiatan pertama dibagikan 100 paket, kegiatan kedua dibagikan sebanyak 200 paket, dan sisanya dibagikan pada pembagian takjil ketiga dan keempat.

Paguyuban “Pulang Jumat Kembali Ahad” Bagikan Takjil Gratis di Kereta
PJKA
Anggota Paguyuban PJKA sedang membagikan ratusan takjil gratis di Kereta Api Brantas rute Pasar Senen ke Blitar, Jawa Timur, Ramadhan 1438 H.

Terkait

Hidayatullah.com– Ramadhan 1438 H, Komunitas Paguyuban Pulang Jumat Kembali Ahad (PJKA) Chapter Brantas Familia kembali menggelar kegiatan Takjil On the Train di Kereta Api (KA) Brantas relasi Stasiun Pasar Senen, Jakarta, ke Blitar, Jawa Timur, Jumat (09/06/2017).

Takjil atau hidangan berbuka puasa yang diberikan kepada penumpang saat azan maghrib sebanyak 200 paket takjil. Penumpang yang dibagikan umumnya bertolak dari Jakarta menuju kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menurut koordinator kegiatan Takjil On the Train, Bambang Wiryawan, program ini merupakan kegiatan tahunan dan yang kedua pada Ramadhan tahun ini.

Sebelumnya, Paguyuban PJKA juga telah mengadakan Takjil On the Train pada Jumat lalu (02/06/2017) di KA Brantas.

“Rencananya, kami akan mengadakan kegiatan Takjil On the Train sebanyak 4 kali dalam bulan Ramadhan ini, yaitu setiap Jumat mulai tanggal 2, 9, 16, dan 23 Juni 2017 di kereta Brantas dari Jakarta tujuan Blitar,” ujar pria yang bekerja di sebuah lembaga otoritas jasa keuangan di Jakarta Pusat ini.

Sumber dana kegiatan Takjil On the Train sepenuhnya berasal dari patungan dan donasi bersama para anggota Paguyuban PJKA.

“Alhamdulillah, sejauh ini kami berhasil mengumpulkan total donasi dan urunan untuk kegiatan Takjil On the Train ini sebanyak Rp 2 jutaan dari anggota PJKA,” ucapnya seperti rilis yang diterima hidayatullah.com dari komunitas PJKA Chapter Brantas Familia, semalam, Jumat.

Dari seluruh donasi yang terkumpul, menurut Bambang, diwujudkan menjadi paket makanan takjil buka puasa sebanyak ratusan paket.

Pada kegiatan pertama dibagikan 100 paket, kegiatan kedua dibagikan sebanyak 200 paket, dan sisanya dibagikan pada pembagian takjil ketiga dan keempat.

Menurut Bambang, pembagian takjil di kereta api selain untuk memberikan kemudahan berbuka bagi penumpang Muslim yang menjalankan puasa dalam perjalanan, juga sebagai pembelajaran untuk saling berbagi.

“Ini juga kami jadikan ajang mempererat silaturahmi antar penumpang kereta api serta yang tak kalah pentingnya untuk meraih fadhilah dan ridha Allah di bulan Ramadhan,” tambahnya mantap.

Paguyuban PJKA merupakan sebuah komunitas penumpang Kereta Api Jarak Jauh yang secara rutin pulang ke kampung asal setiap akhir pekan. Anggota Paguyuban PJKA terdiri dari beragam latar belakang profesi, asal daerah, dan pendidikan.*

Rep: Niesky Abdullah

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !