Rabu, 26 Januari 2022 / 22 Jumadil Akhir 1443 H

None

Doktor Sejarah UGM Usulkan Muhammadiyah Ajukan Dua Nama Ini Sebagai Pahlawan Nasional

pahlawan nasional muhammadiyah
Bagikan:

Hidayatullah.com — Kepala Program Studi Sejarah Universitas Gadjah Mada (UGM) Nur Aini Setiawati mengusulkan Muhammadiyah mengangkat dua tokoh Pesyarikatan, yaitu Kiai Raden Hadjid bin Djaelani dan Siti Munjiyah untuk diajukan menjadi pahlawan nasional.

Nur Aini menilai dua nama di atas adalah yang paling siap secara data sejarah maupun administratif untuk diusulkan menjadi pahlawan nasional dibanding nama-nama lainnya.

“Ini kira-kira peluang untuk menjadikan dua tokoh Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ini saya kira menrrik sekali jika kemudian akan diusulkan menjadi pahlawan nasional,” tuturnya dalam panel ketiga forum Kongres Sejarawan Muhammadiyah, Sabtu (27/11/2021), lansir Muhammadiyah.or.id.

Siti Munjiyah dikenal sebagai pegiat perempuan ‘Aisyiyah yang berorasi dalam Kongres Perempuan I tahun 1928. Sementara Kiai Raden Hadjid adalah tokoh Muhammadiyah yang aktif dalam pergerakan nasional, pejuang di zaman penjajahan Jepang, anggota Konstituante, pemimpin perang melawan Agresi Militer I, dan sahabat Bung Karno dalam melakukan delegasi di luar negeri.

Sejauh ini, Muhammadiyah telah memiliki 22 tokoh yang telah resmi mendapatkan gelar pahlawan nasional. Di luar jumlah tersebut, Muhammadiyah masih menyimpan banyak tokoh yang layak diajukan untuk mendapat gelar pahlawan nasional.

Nur Aini lantas memaparkan sekian syarat dalam pengajuan gelar pahlawan nasional. Merujuk pada UU No. 20 Tahun 2009, tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan Pasal 25 dan Pasal 26, pengajuan memiliki syarat umum, syarat khusus, dan syarat administratif.

Syarat umum dan syarat khusus dianggap Nur Aini telah mencukupi. Tugas Muhammadiyah sekarang adalah segera membentuk tim untuk merampungkan syarat-syarat administratif baik pembentukan tim peneliti, tim pengkaji, dan biografi hidup tokoh yang diusulkan.

“Saya kira nanti kalau kita usulkan, (Kiai Hadjid dan Siti Munjiyah) menjadi peluang yang sangat besar jadi pahlawan nasional,” pungkasnya.*

Rep: Fida A.
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Syukuri Jangan Ingkari

Syukuri Jangan Ingkari

FIPS Mengecam Aksi Serangan Rusia ke Suriah

FIPS Mengecam Aksi Serangan Rusia ke Suriah

Ketika Istri Sakit Buktikan Cintamu!

Ketika Istri Sakit Buktikan Cintamu!

Bersifat Sukarela, Warga Jerman Diharapkan Dapat Vaksinasi Covid-19 Awal 2021

Bersifat Sukarela, Warga Jerman Diharapkan Dapat Vaksinasi Covid-19 Awal 2021

Penguasa Dinilai Cenderung Serobot Domain Ulama dalam  Masalah Keagamaan

Penguasa Dinilai Cenderung Serobot Domain Ulama dalam Masalah Keagamaan

Baca Juga

Berita Lainnya