Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

None

UEA Akan Jalin Hubungan Diplomatik dengan Myanmar, Penindas Muslim Rohingya

Bagikan:

Hidayatullah.com — Uni Emirat Arab (UEA) dan Republik Myanmar telah menandatangani kesepakatan bersama untuk menjalin hubungan diplomatik, WAM melaporkan kemarin seperti yang dikutip Middle East Monitor (MEE) pada Rabu (11/11/2020). Perjanjian tersebut ditandatangani oleh perwakilan tetap UEA untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, Lana Zaki Nusseibeh, dan mitranya dari Burma, Kyaw Moi Tun.

Perjanjian bersama tersebut menekankan kepentingan bersama kedua negara sambil menyerukan saling pengertian dan memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama di seluruh tingkat politik, ekonomi, dan sosial.

Selama penandatanganan, Nusseibeh mengatakan bahwa UEA “berharap untuk mengembangkan hubungan dengan Myanmar berdasarkan kepentingan dan prioritas bersama,” menambahkan bahwa negaranya “ingin bekerja sama dengan Myanmar untuk membuka kemitraan masa depan dalam melayani aspirasi negara-negara di kawasan itu dan orang.”

Para diplomat membahas hubungan bilateral dan peluang kerja sama di PBB. Mereka juga membahas “situasi Rohingya dan perlunya saluran komunikasi terbuka.” Yang terakhir diumumkan sebagai prioritas untuk Organisasi Kerjasama Islam (OKI), yang saat ini dipimpin oleh UEA.

Abu Dhabi telah mengirimkan bantuan medis ke Myanmar untuk mendukung negara itu dalam perang melawan virus korona baru. Penyerangan brutal oleh militer Myanmar pada tahun 2017 memaksa hampir 750.000 orang Rohingya meninggalkan tanah air mereka untuk mencari tempat yang lebih aman di Bangladesh.

Hampir satu juta orang Rohingya sekarang tinggal di kamp pengungsi terbesar di dunia di Cox’s Bazar di negara tetangga. Penyelidik PBB menuduh militer “memiliki niat genosida” dan “contoh buku teks pembersihan etnis” dalam kampanye mereka melawan Rohingya.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Kader NU Raih Summa Cum Laude dari Universitas al-Qurawiyin Maroko

Kader NU Raih Summa Cum Laude dari Universitas al-Qurawiyin Maroko

Maulid Nabi, Kenapa Berselisih?

Maulid Nabi, Kenapa Berselisih?

Wali Kota Depok: Tak Makan Nasi, Indonesia bisa hemat Rp.161 Triliun

Wali Kota Depok: Tak Makan Nasi, Indonesia bisa hemat Rp.161 Triliun

Hamas Respon Pernyataan Bin Salman Mengenai Israel

Hamas Respon Pernyataan Bin Salman Mengenai Israel

Baca Juga

Berita Lainnya