Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

None

Menteri Luar Negeri AS Pompeo Mengonfirmasi Penjualan Jet F-35 ke UEA

Bagikan:

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengonfirmasi telah menyetujui penjualan lebih dari  23 miliar AS Dolar sistem senjata canggih. Konfirmasi ini, termasuk penjualan jet tempur F-35 dan drone bersenjata, ke Uni Emirat Arab (UEA), lapor Al Jazeera.

Pemberitahuan resmi kepada legislator menyusul perjanjian yang ditengahi AS pada bulan September di mana UEA setuju untuk menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’. Langkah ini menjadikan UEA yang pertama dari tiga negara Arab yang melakukan langkah seperti itu dalam beberapa bulan terakhir.

“Ini adalah pengakuan atas hubungan kami yang semakin dalam dan kebutuhan UEA akan kemampuan pertahanan tingkat lanjut untuk mencegah dan mempertahankan diri dari ancaman yang meningkat dari Iran,” kata Pompeo dalam sebuah pernyataan.

Paket  23,37 miliar AS Dolar itu mencakup hingga 50 pesawat F-35 Lightning II, hingga 18 Sistem Udara Tak Berawak MQ-9B dan paket amunisi udara-ke-udara dan udara-ke-darat, kata Departemen Luar Negeri. Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS dan Dewan Perwakilan Rakyat – yang anggotanya mengkritik peran UEA dalam kematian warga sipil dalam perang saudara Yaman – meninjau penjualan senjata utama sebelum Departemen Luar Negeri mengirimkan pemberitahuan resminya ke cabang legislatif.

Senator Chris Murphy, seorang Demokrat, mengkritik penjualan senjata ke UEA. Ia mengatakan itu akan membatasi pilihan Presiden terpilih Joe Biden yang telah mengisyaratkan dia akan mengembalikan AS ke perjanjian nuklir Iran.

Kesepakatan apa pun yang dibuat Amerika Serikat untuk menjual senjata di Timur Tengah harus memenuhi perjanjian puluhan tahun dengan ‘Israel’ bahwa peralatan buatan AS tidak boleh mengganggu “keunggulan militer kualitatif” ‘Israel’. Kesepakatan juga menjamin senjata AS yang diberikan kepada ‘Israel’ “lebih unggul dalam kemampuan” daripada yang dijual ke tetangganya.

Pengumuman itu datang hanya beberapa hari setelah Biden memenangkan cukup banyak negara bagian yang diperlukan untuk mengambil alih kepresidenan dari Donald Trump. Trump dikenal presiden yang menjadikan kebijakan pro-‘Israel’ sebagai bagian dari kampanye pemilihan ulangnya.

Pemerintah Zionis awalnya menolak penjualan prospektif pesawat tempur F-35 senilai  10,4 miliar AS Dolar. Zionis tetapi membatalkan penentangannya setelah apa yang digambarkannya sebagai jaminan AS bahwa superioritas militer regional Zionis akan dipertahankan.

UEA, salah satu sekutu terdekat Washington di Timur Tengah. Negara ini telah lama menginginkan jet siluman itu dan dijanjikan kesempatan untuk membelinya dalam kesepakatan sampingan ketika sepakat untuk menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’, bagian dari penataan kembali kawasan strategis melawan Iran.

Di masa lalu, F-35 telah ditolak masuk ke negara-negara Arab sementara ‘Israel’ memiliki sekitar 24 jet. Negara Yahudi itu saat ini dijadwalkan untuk membeli 50 pesawat tempur. ‘Penjualan yang diusulkan akan membuat UEA lebih mampu dan dapat dioperasikan dengan mitra AS dengan cara yang sepenuhnya konsisten dengan komitmen lama Amerika untuk memastikan Keunggulan Militer Kualitatif ‘Israel’,” kata Pompeo.

Penjualan drone bersenjata senilai  2,97 miliar AS Dolar akan menandai ekspor pertama sejak pemerintahan Trump menafsirkan kembali perjanjian senjata era Perang Dingin antara 34 negara untuk memungkinkan kontraktor pertahanan AS menjual lebih banyak drone kepada sekutu.*

Rep: Fida A
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Muslim Kuba yang Menggeliat [3]

Muslim Kuba yang Menggeliat [3]

AS akan Bebaskan Mata-Mata Israel dari Penjara

AS akan Bebaskan Mata-Mata Israel dari Penjara

ACTA: Ungkapan Inul Termasuk Penghinaan

ACTA: Ungkapan Inul Termasuk Penghinaan

Seorang Pria Sembunyikan Jasad Ibunya Selama 3 Tahun dalam Sebuah Pendingin

Seorang Pria Sembunyikan Jasad Ibunya Selama 3 Tahun dalam Sebuah Pendingin

BKPRMI Launching Gerakan Wakaf Tanah Meuligoe Al-Quran

BKPRMI Launching Gerakan Wakaf Tanah Meuligoe Al-Quran

Baca Juga

Berita Lainnya