Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

None

Moeldoko: Mantan ISIS Tak Miliki Status Kewarganegaraan

Kepala Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko
Bagikan:

Hidayatullah.com- Pemerintah telah menganggap bahwa ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang bergabung dengan ISIS di luar negeri sudah tak punya kewarganegaraan.

Menurut Kepala Staf Presiden, Moeldoko, mantan anggota ISIS itu yang menyatakan secara mandiri bahwa tak mempunya kewarganegaraan dengan cara membakar paspor mereka.

“Itu sudah sangat tegas dalam Undang-Undang tentang Kewarganegaraan,” ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/02/2020) kutip Anadolu Agency.

Baca: Soal Eks ISIS, GP Ansor Kritik Pemerintah Pakai Data CIA

Pemerintah Indonesia memastikan bahwa status kewarganegaraan eks anggota kelompok teroris itu telah hilang tanpa lewat proses peradilan.

Bagaimana dengan nasib mantan simpatisan ISIS yang masih punya paspor? Soal ini, pemerintah Indonesia mengaku masih akan melakukan verifikasi.

Sebelumnya Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan bahwa mantan simpatisan ISIS yang masih mengakui sebagai warga negara Indonesia (WNI), mereka harus difasilitasi terkait wacana pemulangan mereka.

“Mereka yang masih WNI dan ingin kembali perlu difasilitasi. Pemulangan bersifat suka rela. WNI yang tidak setia kepada Pancasila dapat kembali dengan beberapa persyaratan dan pembinaan khusus. Persyaratan tersebut antara lain tidak melakukan tindakan kriminal dan bersedia menjalani pembinaan ideologi di karantina atau tempat khusus lainnya,” ujar Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti diberitakan hidayatullah.com pada Kamis (13/02/2020).

Baca: PP Muhammadiyah: Eks Isis yang Masih WNI Harus Difasilitasi

pemerintah Indonesia menegaskan tak punya rencana memulangkan WNI yang menjadi kombatan ISIS ke Tanah Air, demi menjaga keamanan 260 juta penduduk Indonesia.

“Saya kira kemarin sudah disampaikan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab keamanan terhadap 260 juta penduduk Indonesia, itu yang kita utamakan,” ujar Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/02/2020).

“Pemerintah tidak memiliki rencana memulangkan orang-orang yang ada di sana, ISIS, eks-WNI,” katanya juga.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Palestina itu Urusan Akidah, Bukan Sekadar Urusan Kemanusiaan

Palestina itu Urusan Akidah, Bukan Sekadar Urusan Kemanusiaan

Tariq Ramadan Bantah Tuduhan Baru Penyalahgunaan Seksual

Tariq Ramadan Bantah Tuduhan Baru Penyalahgunaan Seksual

KPAI Buka Posko Pengaduan Ujian Nasional

KPAI Buka Posko Pengaduan Ujian Nasional

Orangtua Hemat Rp. 60 Juta dengan ASI!

Orangtua Hemat Rp. 60 Juta dengan ASI!

Enam Dalil Memilih Pemimpin dalam Islam

Enam Dalil Memilih Pemimpin dalam Islam

Baca Juga

Berita Lainnya