Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

None

Ratu Rania Tuntut Keadilan bagi Komunitas Rohingya

Bagikan:

Hidayatullah.com–Seperti dilaporkan Arab News Arab, Senin (23/10/2017), Ratu Rania dari Yordania mengunjungi kamp pengungsian Rohingya di Ukhia dan Cox’s Bazar di Bangladesh pada hari Senin.

Sebagai anggota dewan Komite Penyelamatan Internasional (International Rescue Committee / IRC) dan sebagai penganjur dari badan amal kemanusiaan PBB, Ratu Rania melakukan perjalanan untuk menyoroti kebutuhan mendesak akan upaya bantuan yang lebih besar untuk membantu mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat kekejaman dan penganiayaan di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

“Yordania akan selalu berdiri di samping warga Rohingya,” kata ratu tersebut.

Baca: Ratu Yordania Kunjungi Kamp di Bangladesh, Disambut Pengungsi Rohingya

Kunjungannya berlangsung pada hari yang sama dengan berlangsungnya konferensi tingkat tinggi di Jenewa yang digelar PBB, Uni Eropa dan Kuwait yang menjajikan untuk membantu pengungsi Rohingya. Konferensi itu bertujuan untuk mengumpulkan $ 434 juta, meskipun juru bicara Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan, Vanessa Huguenin, mengatakan pada hari Senin bahwa pihaknya hanya berhasil mencapai 26 persen dari target tersebut.

Ratu Rania menggambarkan kisah para pengungsi Rohingya sebagai “memilukan dan menyedihkan,” dan mendesak mereka yang berkumpul di Jenewa itu memberikan bantuan tanpa kekangan.

“Jelas bagi semua orang bahwa ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan respons kemanusiaan,” katanya. “Jadi, saya mendesak (mereka) yang berkumpul hari ini di Jenewa untuk merespons secara efektif, cepat dan bebas. Ini tidak dapat dimaafkan, krisis ini sedang berlangsung di panggung dunia hingga sebagian besar pesertanya acuh tak acuh.”

Baca: Ratu Rania Tolak Bukunya Diterjemahkan ke Hebrew

Ratu Rania melanjutkan, “Seseorang harus bertanya: Mengapa penderitaan yang dialami kelompok minoritas Muslim ini diabaikan? Mengapa penganiayaan sistematis ini telah dibolehkan untuk dilakukan begitu lama? Dunia tampaknya diam pada apa yang sekarang banyak dikenal sebagai pembersihan etnis Muslim Rohingya.”

“Saya mendesak PBB dan masyarakat internasional untuk melakukan semua yang mereka bisa untuk menghentikan penderitaan dan kekejaman yang dilakukan terhadap Muslim Rohingya. Bukan karena tugas kita untuk melakukannya, tapi karena itulah tuntutan keadilan.”*/Abd Mustofa

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Karena Manusia Bukan Robot

Karena Manusia Bukan Robot

Pembekalan Dai Pesantren Haji 1435 Hijriyah di Madinah

Pembekalan Dai Pesantren Haji 1435 Hijriyah di Madinah

Putra Mahkota Saudi Sebut Krisis Qatar Tak Pengaruhi Negaranya

Putra Mahkota Saudi Sebut Krisis Qatar Tak Pengaruhi Negaranya

404 Warga SAD akan Masuk Islam Dikabarkan Diancam, 181 Orang Bersyahadat

404 Warga SAD akan Masuk Islam Dikabarkan Diancam, 181 Orang Bersyahadat

Kepala Staf Militer Yaman Mengonfirmasi Kelanjutan Operasi Mengakhiri Kudeta

Kepala Staf Militer Yaman Mengonfirmasi Kelanjutan Operasi Mengakhiri Kudeta

Baca Juga

Berita Lainnya