Pembunuh Imam Masjid di New York Tertangkap

Oscar Morel ditahan pada Senin pagi. Menurut demikian laporan NBC News, deskripsi pria yang ditahan sama dengan sketsa yang disebar polisi New York

Pembunuh Imam Masjid di New York Tertangkap
thegatewaypundit
Oscar Morel (35 tahun) dengan pasal pembunuhan terkait penembakan seorang imam masjid di Queens, New York City, Amerika Serikat

Terkait

Hidayatullah.com—Pihak kepolisian New York akhirnya menahan  seorang pria bernama Oscar Morel (35 tahun) dengan pasal pembunuhan terkait penembakan seorang imam masjid di Queens, New York City, Amerika Serikat (AS) dan asistennya pada Sabtu (13/08/2016).

Menurut  NBC News, Senin (15/8/2016), mengutip sumber terkait, pria asal Brooklyn ini juga  didakwa pidana kepemilikan senjata tidak sah.

Imam Masjid Jame Al-Furqan di Ozone Park, Queens, Maulama Alkonjee—ada yang menyebutnya Alala Uddin Akongi—meninggal tidak lama setelah ditembak seorang pria bersenjata. Sementara  korban kedua ikut meninggal tak lama setelah dinyatakan kritis di sebuah rumah sakit.

Penembakan terjadi setelah Alkonjee meninggalkan masjid seusai menjalankan ibadah shalat, pada Sabtu siang.

Beberapa jamaah masjid Al Furqan mengungkapkan keyakinannya bahwa peristiwa itu adalah kejahatan berdasarkan kebencian terhadap Islam (Islamophobia).

Oscar Morel  ditahan pada Senin pagi. Menurut demikian laporan NBC News, deskripsi pria yang ditahan sama dengan sketsa yang disebar polisi New York. Pria itu ditangkap saat kembali ke mobil di tempat kejadian.

Pembunuhan Imam Masjid, Wali Kota New York Sebut Muslim jadi Sasaran Kefanatikan

Pada hari Ahad, Deputi Inspektur Departemen Kepolisian New York (NYPD) Henry Sautner mengatakan bahwa penyerang telah terlihat pergi meninggalkan lokasi dengan membawa pistol. Polisi kemudian merilis sketsa yang diduga sebagai pelaku penembakan.

Setelah penyelidikan awal, polisi percaya bahwa pria bersenjata menembak dua orang dalam percobaan perampokan. Namun, anehnya, uang ribuan dolar yang dibawa Alkonjee tidak diambil pelaku.

Sebelumnya, pasca penembakan, puluhan pria Muslim yang marah telah berkumpul di lokasi pembunuhan setelah serangan itu.

”Itu bukan tentang Amerika, kami menyalahkan Donald Trump untuk ini. Trump dan dramanya telah menciptakan Islamophobia,” ujar Khairul Islam, warga setempat, mengatakan kepada New York Daily News.*

Rep: Panji Islam

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !