Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

None

Jokowi Disambut di Konser Salam 3 Jari, Penonton Pingsan Terinjak-Injak

Ant
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyapa warga ketika mengikuti iring-iringan pawai saat melintasi kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (20/10)
Bagikan:

Hidayatullah.com– Presiden Republik Indonesia Joko Widodo disambut meriah penonton pada acara Konser 3 Jari di Monumen Nasional, Senin (20/10/2014) malam.

Nama Jokowi dieluk-elukkan menjelang kedatangannya. Jokowi lalu tiba sekitar pukul 18.15 WIB menggunakan mobil golf menuju dekat panggung utama.

Jokowi mengenakan pakaian khas, kemeja putih panjang yang digulung separuh lengan dan celana panjang hitam tanpa kehadiran Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Pak JK tidak ada waktu, dia ada acara sama sama Pak Boediono. Ini sudah masing-masing (acaranya),” ujar Jokowi dikutip Antara.

Di atas panggung, Jokowi mengangkat kedua tangannya lalu disambut tepuk tangan yang meriah.

Suasana semakin meriah saat Jokowi berlari ke depan panggung seluas 35 x 17 meter dan tinggi panggung 3 meter sambil melambaikan tangan. Jokowi lalu lari ke sisi kiri panggung dan ke sisi kanan panggung.

Jokowi menyampaikan pidato kerakyatan. Dalam pidatonya, Jokowi menekankan agar masyarakat dalam segala profesi.

“Kita perlu bergerak bersama-sama, rakyat, pemerintah, semua profesi, harus bekerja keras. Tidak mungkin negara sebesar ini akan menjadi negara yang kuat kalau kita hanya bermalas-malasan. Jangan harap negara ini akan jadi negara yang besar dan makmur,” seru dia.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan acara berdoa bersama yang dipimpin K.H. Hasyim Muzadi didampingi tokoh-tokoh agama lain yang kemudian dilanjutkan potong tumpeng.

Tumpeng yang diberi nama tumpeng nusantara itu diberi bumbu yang datangnya dari Merauke hingga Sabang.

Tumpeng lalu diberikan kepada supir taxi Siti Bugiyah, mama-mama di Pasar Papua, dan siswi peraih medali Olimpiade Fisika.

Usai menyapa penonton di panggung Konser 3 Jari, Jokowi langsung kembali ke Istana Negara karena masih banyak tamu negara yang masih menunggu untuk beraudiensi.

Sementara itu, seorang pengunjung, Eva Sari (15 tahun) dibawa petugas kesehatan ke dalam tenda di pelataran selatan Monas. Siswi kelas dua SMPN 25 Bekasi ini tiba-tiba pingsan setelah terjebak di tengah kerumunan orang yang berebut kaos gratis.

“Saya sebenarnya tidak berniat ambil kaos, hanya tiba tiba kejebak. Saya terdorong kemudian ada seorang bapak nginjak perut saya,” jelasnya setelah siuman dikutip Republika.

Konser Salam 3 jari pada Senin malam juga menampung beberapa anak yang terpisah dari orangtuanya.

“Tidak barang yang hilang, tapi sejauh ini sudah ada empat anak hilang,” kata Yusi Puspa panitia lost and found saat di temui Antara di tenda informasi.*

 

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Presiden Tanzania John Magufuli: Kebebasan dan Demokrasi Ada Batasnya

Presiden Tanzania John Magufuli: Kebebasan dan Demokrasi Ada Batasnya

Inilah Poin-poin Isi Gencatan Senjata yang dinilai sebagai Kekalahan Penjajah Israel

Inilah Poin-poin Isi Gencatan Senjata yang dinilai sebagai Kekalahan Penjajah Israel

PIMPIN Gelar Special Lecture Falsafah Sains Ibn Al-Haytham

PIMPIN Gelar Special Lecture Falsafah Sains Ibn Al-Haytham

Pemilu AS Usai, 57 Kandidat Muslim Amerika Menangi Jabatan Publik

Pemilu AS Usai, 57 Kandidat Muslim Amerika Menangi Jabatan Publik

Dinas Pendidikan Tulungagung Tarik Buku SD Berkonten Pornografi

Dinas Pendidikan Tulungagung Tarik Buku SD Berkonten Pornografi

Baca Juga

Berita Lainnya