Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

None

Misteri Lubang Besar di Inggris Jadi Perhatian

Misteri lubang besar di Siberia
Bagikan:

Hidayatullah.com–Menyusul keretakan lebar di atas tanah sepanjang setengah mil di bagian utara Meksiko, sebuah lubang raksasa akibat tanah ambles terjadi lagi di daerah pegunungan di bagian tengah Inggris.

Lubang dengan lebar sekitar 30 meter dan kedalaman yang tak terdeteksi terjadi hanya semalam dan diperkirakan masih dapat melebar.

Dikutip Daily Mail pada 23 Agustus 2014, seorang petani bernama John Hensby (71) yang tinggal di Cowshill suatu daerah di bagian tengah Inggris mengatakan bahwa ia mendapat kabar dari kawannya Sam Hillyard (39) yang pada Kamis (21/08/2014) menemukan sebuah lubang raksasa selebar sekitar 30 meter dengan kedalaman yang tidak terdeteksi terjadi di tanah perbukitan Pennines.

Lubang itu diyakini terjadi hanya dalam semalam. Kemudian oleh BBC diberitakan bahwa lubang tersebut berkedalaman sampai 60 meter.

Lubang tersebut berjarak 80 meter dari rumah pertanian milik John Hensby yang terletak di atas tanah pertambangan tua di pegunungan. Pemerintah daerah telah menutup jalan menuju lokasi demi keamanan.

“Sangat memprihatinkan karena lubang terus melebar, bila Anda sempat mendengar suara ketika pertama kali tanah itu longsor, Anda akan mengetahui betapa ngeri suara yang terdengar,” kata John Hensby dikutip Ephoch Times.

Sampai saat ini belum diketahui bagaimana lubang itu terjadi. Mungkin saja akibat pertambangan yang digarap pada abad 19 lalu, John Hensby menduga-duga. Sekarang hanya bisa mengharap dari berdoa dan kemurahan Yang Maha Kuasa agar lubang tidak terus melebar.

Keretakan tanah dan lubang raksasa kian kerap terjadi di dunia belakangan ini

Keretakan tanah dan lubang raksasa kian kerap terjadi di dunia belakangan ini. Ada yang terjadi di jalanan dalam kota hingga rumah, mobil ‘tertelan’ seketika. Ada yang terjadi di halaman belakang rumah penduduk. Kabarnya, hal itu terjadi karena hujan deras yang mengguyur, tetapi sebagian lainnya sulit dijelaskan.

Awal Juli tahun ini, pilot sebuah helikopter menemukan lubang misterius berdiameter sekitar 30 meter berada di Semenanjung Yamal, Siberia, Rusia, menarik berbagai ilmuwan dari manca negara untuk datang melakukan riset.

Ketika ilmuwan belum berhasil menemukan konklusi kejadian, di wilayah Taz di Siberia juga Taymyr Peninsula juga ditemukan 2 buah lubang raksasa dengan diameter masing-masing 15 meter dan 4 meter. Meskipun berbagai alasan telah dikemukakan sebagai penyebab namun hingga kini belum ada ilmuwan yang berani memastikan

Pada Agustus, di wilayah pedesaaan sebelah utara Meksiko terjadi retak lebar di tanah. Membuat masyarakat khawatir terhadap kegiatan seismik. Keretakan yang melalui pemotretan udara diketahui berukuran panjang setengah mil dengan kedalaman tidak merata sekitar 8 meter dan lebar hingga 5 meter yang bermula daru wilayah Sonora, sampai sekarang belum diketahui penyebabnya.

Pada 14 Agustus 2014 sebuah lokasi jalanan di kota Wuzhou, Guangxi ambles sedalam 6 meter dan lebar 40 meter persegi, menyebabkan sebuah truk jatuh terperosok ke dalamnya.

Sebuah lubang dengan lebar 20 meter juga terjadi semalam di pekarangan rumah seorang penduduk di kota Loshan, barat daya Sichuan. Menurut penghuni rumah bernama Zhang Fengrong menuturkan bahwa ia mendengar sebuah suara gemuruh yang keras dan bergegas keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi. Ia sangat terkejut melihat lubang itu dan bersama familinya coba mengukur kedalamannya dengan menggunakan tali yang berbandul. Tali dengan panjang 40 meter itu sudah masuk ke dalam lubang namun bandul belum juga menyentuh dasar.

Sebuah lubang 15 meter dan lebar 50 meter juga pernah terjadi di New Zealand, sebuah rumah di Waiheke ambruk karena runtuhnya sebuah sumur tambang tua yang berdekatan di sana. Beruntung sepasang suami-istri beserta ketiga orang anaknya bisa menyelamatkan diri dari rumahnya yang runtuh ke kedalaman lubang yang itu.

Lubang senada juga tejadi di gurun Karakum, Turkmenistan. Di mana api yang berkobar di dalam lubang sudah menyala selama 40 tahun. Lubang yang berdiameter 70 meter disebabkan gara-gara pengeboran minyak atau gas oleh teknisi Uni Soviet pada 1971 itu terpaksa ditinggalkan begitu saja karena terdeteksi adanya gas beracun di sana.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Polisi Vietnam: 300.000 Lebih Kondom Bekas Pakai Dibungkus Ulang Dijual Kembali

Polisi Vietnam: 300.000 Lebih Kondom Bekas Pakai Dibungkus Ulang Dijual Kembali

Usaha Pembongkaran dan Pencurian Jasad Nabi Shallallahu’alaihi Wassalam (2)

Usaha Pembongkaran dan Pencurian Jasad Nabi Shallallahu’alaihi Wassalam (2)

Ratu Rania Tuntut Keadilan bagi Komunitas Rohingya

Ratu Rania Tuntut Keadilan bagi Komunitas Rohingya

Haru, Ribuan Jamaah Istiqlal Lepas Relawan Indonesia ke Palestina

Haru, Ribuan Jamaah Istiqlal Lepas Relawan Indonesia ke Palestina

Takfirisme, MUI dan Rekomendasi Muktamar Muhammadiyah [2]

Takfirisme, MUI dan Rekomendasi Muktamar Muhammadiyah [2]

Baca Juga

Berita Lainnya