Senin, 24 Januari 2022 / 20 Jumadil Akhir 1443 H

None

Pengacara Gereja St Stanislaus Hormati Putusan Hakim

Spanduk yang dibentangkan pihak penggugat (Umat Islam Jati Sampurna) Kota Bekasi
Bagikan:

Hidayatullah.com—Pihak tertugat 2 intervensi (Panitia Pembangunan Gereja) yang diwaliki kuasa hukumnya,Pratiwi,SH mengaku menghormati putusan majelis hakim yang menurutnya punya masing-masing pertimbangan.

Pihaknya juga akan tetap mengikuti proses selanjutnya karena belum mempunyai putusan hukum tetap.

“Menunggu proses selanjutnya, sesuai langkah hukum yang masih tersedia,kami belum membicarakan dengan principal. Kami akan membicarakan dulu dengan warga gereja langkah apa yang akan ditempuh selanjutnya.Selaku kuasa hukum kami akan bertanya dulu sebelum mengambil keputusan,”jelasnya.

Sementara itu KL.Pambudi,SH.selaku Kuasa Hukum Penggugat menilai majelis hakim telah bertindak professional dengan  melihat fakta dipersidangan sehingga mengabulkan seluruh gugatannya.Pihaknya juga mengaku siap menghadapi upaya hukum selanjutnya jika pihak tergugat melakukan banding.

“Kita akan koordinasi dulu dengan warga jika ada upaya hukum lanjutan kita akan siapkan,”ujarnya singkat.

Seperti sidang sebelumnya, sidang terakhir kali ini pun dihadiri ribuan umat Islam yang menggelar orasi di depan gedung PTUN dengan penjagaan polisi.

Massa dari berbagai ormas Islam di Jawa barat tersebut telah datang sejak pagi sebelum siding dimualai. Secara bergantian perwakilan dari ormas Islam tersebut melakukan orasi yang intinya menyerukan persatuan dan kewaspadaan.

Usai mendengar putusan bahwa gugatan umat Islam Kota Bekasi di kabulkan majelis hakim massa serentak melakukan sujud syukur. Menjelang sore massa membubarkan diri dengan tertib.

Sebelumnya,   Majelis Hakim PTUN Bandung  yang dipimpim Edi Firmansyah, SH. memutuskan mengabulkan tuntutan  penggugat (umat Islam Jati Sampurna Kota Bekasi). Majelis hakim menilai pihak panitia gereja dibantu aparat RT/RW memperoleh dukungan secara sembunyi-sembunyi dan tidak ada sosialisasi kepada warga sekitar secara terbuka dan tidak ada sosialisasi kepada warga sekitar secara terbuka.*

*

Rep: Ngadiman Djojonegoro
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Netty Aher Komentari Pelarangan Mudik dan Pembukaan tempat Wisata

Laju Vaksinasi Menurun, DPR Ingatkan Ancaman Gelombang Ketiga Akhir Tahun

Kuliah Pamungkas SPI ITJ Merekonstruksi Kejayaan Islam

Kuliah Pamungkas SPI ITJ Merekonstruksi Kejayaan Islam

Uni Eropa Taliban

Uni Eropa Menyerukan Ketenangan di Tengah Ketegangan atas Serangan Pemukim Ilegal Yahudi terhadap Masjid Al-Aqsha

India Meluncurkan Kampanye Vaksinasi ‘Terbesar di Dunia’

India Meluncurkan Kampanye Vaksinasi ‘Terbesar di Dunia’

permukiman yahudi

Kemarahan Internasional Tumbuh atas Rencana Pembangunan Pemukiman ‘Israel’ di Wilayah Palestina

Baca Juga

Berita Lainnya