Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

None

Majalah Suara Hidayatullah Kader Jurnalis Muslim di Batam

Peserta training jurnalistik foto bersama
Bagikan:

Hidayatullah.com–Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Batam, Kepulauan Riau menggelar Seminar Jurnalistik, hari Jum’at (31/01/2014).

Acara yang dilaksanakan di Aula Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Batam ini diikuti mahasiswa STKIP berjumlah 22 orang.
Hadir sebagai pemateri wartawan majalah Suara Hidayatullah, Ahmad Damanik, yang juga tengah melakukan tugas jurnalistik di Batam.

Dalam seminar setengah hari itu, para peserta mendapatkan motivasi untuk menulis dengan baik.

“Berdakwah tak hanya bisa dilakukan dengan ceramah di atas mimbar, tapi juga bisa dilakukan dengan cara menulis,” ujar Ahmad Damanik.

Salah satunya, tambah Ahmad, dengan menjadi seorang jurnalis Muslim. Katanya, seorang jurnalis Muslim  punya peran strategis dalam berdakwah.

“Kalau seorang guru berbicara kelas hanya didengar oleh maksimal 40 orang murid, tapi seorang jurnalis Muslim ketika menulis sebuah kebaikan yang dimuat di medianya, maka kebaikan itu akan dinikmati oleh ribuan pembacanya,” ulas Ahmad Damanik.

Oleh karena itu, dalam kesempatan yang singkat itu, redaktur Majalah Hidayatullah ini mengajak peserta yang hadir untuk mengambil bagian dalam dakwah ini.

“Siapa lagi yang bisa memanfaatkan media ini, kalau bukan antum semua yang telah dikader secara intensif dalam lembaga pendidikan Hidayatullah,” gugah Ahmad.

Malam harinya, di tempat berbeda, pria kelahiran Tangerang, Banten ini juga mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan materi yang sama di hadapan santri putri SMP Islam Lukman Al-Hakim 02 Tanjung Uncang dan mahasiswi STKIP.

Acara yang bertempat di Pondok Pesantren Hidayatullah Tanjung Uncang, Batam dan dihadiri sekitar 200 orang ini, Ahmad Damanik juga menegaskan kembali akan pentingnya dakwah melalui tulisan.

“Mulailah untuk menulis apa yang rekan-rekan fikirkan. Jangan banyak bertanya bagaimana harus menulis, karena untuk bisa menulis harus dengan cara menulis,” pesan Ahmad.

Katanya, diharapkan banyak penulis-penulis muda yang lahir dari pesantren.

“Pada dasarnya para santri sudah memiliki dasar yang kuat untuk melahirkan sebuah tulisan yang berkualitas. Hanya saja perlu dilatih teknik menulisnya, dan itu bisa dimulai dengan mengikuti pelatihan-pelatihan secara intensif,” ulasnya.

Majalah Suara Hidayatullah, tambah Ahmad, sangat perhatian dalam mencetak kader-kader penulis dan jurnalis Muslim yang siap berdakwah melalui pena.

“Insya Allah, tim majalah Suara Hidayatullah juga siap memberikan memberikan pelatihan demi lahirnya kader-kader tersebut,” pungkas Ahmad.*/Muhammad Maulana, Faisal Amri, Abu Zanki

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Kenya Larang Plastik Sekali Pakai di Kawasan Pantai dan Taman

Kenya Larang Plastik Sekali Pakai di Kawasan Pantai dan Taman

Dengan “Akhlak”, BUMN Menjadi Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Dengan “Akhlak”, BUMN Menjadi Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

MUI Terus Didorong Keluarkan Fatwa terkait Syiah

MUI Terus Didorong Keluarkan Fatwa terkait Syiah

Aqiqahan di Pengungsian, Lanjut Pengiriman Da’i dan Normalisasi Masjid

Aqiqahan di Pengungsian, Lanjut Pengiriman Da’i dan Normalisasi Masjid

[Video] Membangun Komunikasi yang Asyik dengan Anak

[Video] Membangun Komunikasi yang Asyik dengan Anak

Baca Juga

Berita Lainnya