Jum'at, 12 Februari 2021 / 29 Jumadil Akhir 1442 H

Lensa

Bagaimana Anak-anak Menghadapi Pandemi…

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Anak-anak tampak ceria bermain di kompleks permukiman warga di Kalimulya, Depok, Jawa Barat (02/04/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com | KAMIS (23/07/2020) ini diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN) 2020 di tengah pandemi virus corona jenis baru yang belum berakhir.

Anak-anak di Indonesia termasuk kelompok yang rentan terdampak wabah global yang kasus positif pertama di Indonesia terjadi pada Maret lalu tersebut.

Sehingga, sejak pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah, April 2020 lalu, anak-anak turut mengalami berbagai bentuk pengondisian.

Seperti belajar dan beribadah di rumah serta menjalani berbagai protokol kesehatan; pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan lain sebagainya.

Anak-anak bermain di kompleks pemukiman warga di Kalimulya, Depok, Jawa Barat (28/03/2020).

Anak-anak bermain di kompleks pemukiman warga di Kalimulya, Depok, Jawa Barat (08/04/2020).

Bagaimana mereka bertahan -tetap ceria, tetap belajar, tetap bermain, tetap menikmati dunianya- menghadapi pandemi, sebagian kecil terekam dalam gambar-gambar ini.

Seorang petugas mengecek suhu seorang anak yang hendak mengikuti shalat Jumat di Masjid Baitul Karim, Jakarta Timur, Jumat (05/06/2020).

Anak-anak shalat berjamaah di rumah di Depok, Jawa Barat (22/05/2020).

Memang, harus diakui, pandemi Covid-19 sedikit banyak mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak. Tak sedikit dari mereka menjadi korban problem rumah tangga yang terdampak wabah ini.

Seorang anak belajar Iqra’ di teras rumah di Depok, Jawa Barat (02/04/2020).

Seorang murid PAUD Baiturrahman sedang belajar di rumah dengan tugas latihan menggambar bertema “mencegah virus corona” di Kalimulya, Depok, Jawa Barat (09/04/2020).

Bintang, murid PAUD Baiturrahman tetap bermasker setelah mengikuti hari orientasi sekolah tahun ajaran baru 2020/2021 di Depok, Jawa Barat (13/07/2020). Ini hari pertama dia dan kawan-kawannya masuk sekolah setelah berbulan-bulan belajar di rumah pada masa PSBB. Setelah hari orientasi itu, PAUD Baiturrahman dan PAUD-PAUD lainnya kembali diliburkan karena pembelajaran jarak jauh yang diterapkan pemerintah pada masa normal baru.

Baik orang tua, keluarga, masyarakat sekitar, pihak swasta maupun pemerintah dituntut untuk semaksimal mungkin melakukan berbagai upaya terbaik untuk menjamin perlindungan anak-anak.* Foto-foto dan teks: Muh. Abdus Syakur/hidayatullah.com

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Shalat Tak Terlewat

Shalat Tak Terlewat

Senyum untuk Metro TV

Senyum untuk Metro TV

“Keren, TNI AL Mengaji di KRL”

“Keren, TNI AL Mengaji di KRL”

Bertafakur dengan Kupu-kupu

Bertafakur dengan Kupu-kupu

Merdeka…

Merdeka…

Baca Juga

Berita Lainnya