Dompet Dakwah Media

Gerhana Matahari “Cincin” Parsial

Penceramah dalam khutbahnya setelah shalat gerhana mengatakan bahwa gerhana matahari merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah

Gerhana Matahari “Cincin” Parsial
muh. abdus syakur/hidayatullah.com
Gerhana Matahari Cincin Parsial dijepret tanpa filter khusus dari Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, pada sekitar pukul 12.44 WIB. Cahaya gerhana teredam secara alami oleh awan tipis yang menyelimuti matahari.

Terkait

Hidayatullah.com– Gerhana Matahari Cincin terjadi dan terlihat di berbagai wilayah Indonesia pada Kamis (26/12/2019). Dimulai dari bagian barat (Banda Aceh) hingga timur (Jayapura). Fenomena ini diketahui termasuk langka.

Gerhana matahari cincin di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan sekitarnya bersifat parsial, tidak sepenuhnya berbentuk cincin alias berbentuk sabit.

Berdasarkan data astronomi dirilis LAPAN, di wilayah Jakarta awal gerhana dimulai pada pukul 10.43 WIB, puncaknya pada pukul 12.36 WIB, dan berakhir pukul 14.23 WIB.

Berdasarkan pantauan hidayatullah.com di Kota Depok, Jawa Barat, cuaca cukup cerah namun sedikit berawan. Saat gerhana matahari parsial mencapai puncaknya, sekelompok awan tampak menutupi matahari terlihat dari wilayah Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Depok, pada sekitar pukul 12.36 WIB.

Baca: [Foto] Gerhana Bulan Sebagian

Di Masjid Ummul Quraa, Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, ratusan warga, ustadz, dan santri melaksanakan shalat kusuf atau shalat sunnah gerhana.

Sebelum shalat, sejumlah anak dan warga mencoba melihat gerhana dengan alat tradisional seperti plastik transparan dan kacamata hitam.

“Kelihatan, kelihatan (gerhananya),” tutur sejumlah anak tampak girang seraya bergantian memakai kacamata hitam untuk melihat gerhana.

Penampakan gerhana di sini dapat dilihat secara jelas dengan mata telanjang saat matahari tertutup awan tipis, seperti tampak dalam gambar ini. Namun saat tertutup awan tebal, gerhana tak terlihat. Begitu langit cerah, gerhana hanya bisa dilihat jelas dengan alat/filter khusus, jika mencoba melihat dengan mata telanjang, menyebabkan mata bisa sakit karena memang berbahaya.

Salah seorang ustadz penceramah dalam khutbahnya setelah shalat gerhana mengatakan bahwa gerhana matahari merupakan salah satu tanda kekuasaan Allah.*

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Dukung Kami, Agar kami dapat terus mengabarkan kebaikan. Lebih lanjut, Klik Dompet Dakwah Media Sekarang!

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !