‘Mending Main Sepeda daripada HP’

Menurut Sulaim, paling asyik lagi setelah capek berkeliling naik sepeda, lalu ramai-ramai terjun menyebur dan berenang di danau.

‘Mending Main Sepeda daripada HP’
Maududi
Anak bermain sepeda di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Terkait

LAIN ladang lain belalang. Lain lubuk lain ikannya. Pepatah lawas ini sepertinya cocok menggambarkan suasana di sebuah lingkungan pondok pesantren di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Saat sebagian anak-anak dan remaja sudah terpapar kecanduan gawai atau ketergantungan gadget, tidak demikian dengan dengan mereka yang tinggal di kompleks pesantren yang terletak di ujung Timur Kota Balikpapan tersebut.

Setidaknya itu terlihat pada sore hari, awal Muharram 1441 Hijriah lalu.

Meski terlahir di zaman now, tampak sekawanan murid-murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raadhiyatan Mardhiyyah Putra lebih memilih asyik bersepeda mengitari lingkungannya.

Biar lebih kompak, mereka lalu saling panggil nyamperin di rumah-rumah temannya. Selanjutnya mereka konvoi keliling dengan berbagai jenis sepeda yang dipunyai.

Bagi mereka, sepertinya bermain di dunia nyata tetap lebih mengasyikkan daripada tenggelam dalam permainan di dunia maya.

“Kadang sesekali main HP juga di rumah. Cuma tetap lebih asyik naik sepeda ramai-ramai kalau sore hari,” ucap Sulaim, murid kelas IV MI.

Saat itu, Sulaim sedang menaiki sepeda jenis BMX bercat warna hijau tua di tengah barisan sepeda lainnya.

Menurut Sulaim, paling asyik lagi setelah capek berkeliling naik sepeda, lalu ramai-ramai terjun menyebur dan berenang di danau.

Patut disyukuri, lingkungan rumah Sulaim dan kawan-kawannya itu dikaruniai fasilitas yang mendukung secara alami. Selain masjid yang lapang, sekolah yang tak terlalu jauh, juga ada lapangan sepakbola yang luas dan danau yang teletak di tengah lingkungan tersebut.

“Tapi kalau berenang harus izin dulu dengan ibu di rumah,” lanjutnya tersenyum.

Uniknya, sepanjang sore itu, tak ada di antara mereka yang terlihat mengantongi smartphone layaknya generasi milenial sekarang. Padahal pemandangan lumrah sekarang, dimana-mana hingga anak-anak kecil sekalipun sudah menenteng handphone di saku-saku mereka.

Bukan hal langka lagi, kadang mereka duduk berdekatan di satu tempat, tapi masing-masing anak memilih diam saja. Hanya jari-jarinya yang tampak aktif bergerak. Entah sedang asyik membalas chat temannya atau larut dalam keseruan game online.* Masykur

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !