Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Lensa

“Parade Huruf Hijaiyah”

skr/hidayatullah.com
Pembelajaran Al-Qur'an di Masjid Ar-Riyadh Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, saat Silatnas Hidayatullah yang berlangsung pada 20-25 November 2018.
Bagikan:

PEMANDANGAN unik terhidang di sela-sela acara Silaturahim Nasional Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur yang ditutup pada Ahad (25/11/2018) sebelum zuhur.

Rangkaian Silatnas tersebut berlangsung pada tanggal 20-25 bulan ini. Setiap bakda shalat subuh berjamaah, dilakukan pembelajaran terkait tata cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Salah satu metode yang diterapkan dalam pembelajaran ini adalah ditampilkannya “parade huruf hijaiyah” di depan mihrab masjid.

Pembelajaran tahsin tersebut dipimpin oleh salah seorang pengajar muda bersanad yang pernah kuliah di Mesir, Rifai Al-Haq. Di depan ribuan peserta Silatnas, Rifai menjelaskan tempat keluar masing-masing huruf yang ditampilkan di depan jamaah.

Huruf-huruf raksasa itu dibuat di atas triplek dengan kayu pegangan masing-masing. Setiap huruf dibawa oleh satu orang. Semua pembawa huruf hijaiyah itu adalah para santri penghafal Al-Qur’an (hafizh).

Para pembawa huruf itu dipanggil secara bergiliran oleh Rifai untuk maju ke depan sesuai huruf-huruf yang dijelaskan berdasarkan pembagian tertentu. Terkadang satu huruf saja, kadang dua huruf, atau lebih dari itu. Mereka bergantian masuk-keluar ruang utama masjid layaknya sedang berparade.

Untuk semakin memudahkan para jamaah memahami penjelasan sang ustadz, panitia juga menyiapkan dua layar khusus di depan jamaah yang menampilkan materi terkait pelajaran tersebut.

Pembelajaran Al-Qur’an di Masjid Ar-Riyadh Gunung Tembak, Balikpapan, Kaltim, saat Silatnas Hidayatullah yang berlangsung pada 20-25 November 2018. [Foto: SKR/hidayatullah.com]

Pada suatu kesempatan di siang hari saat Silatnas tersebut, pembelajaran serupa juga disampaikan kepada kalangan wanita dari Muslimat Hidayatullah di masjid yang sama.

Perbaikan cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar menjadi salah satu fokus utama jamaah Hidayatullah termasuk saat Silatnas kemarin.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Shalat Malam di Stasiun

Shalat Malam di Stasiun

Kisah Polisi Kubar Jadi Guru Mengaji

Kisah Polisi Kubar Jadi Guru Mengaji

Masjid yang Terimpit

Masjid yang Terimpit

Berat Sama di Pick up…

Berat Sama di Pick up…

Dengan Mobil Masjid, Tidak Perlu Lagi Tinggalkan Shalat

Dengan Mobil Masjid, Tidak Perlu Lagi Tinggalkan Shalat

Baca Juga

Berita Lainnya