Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Lensa

Bertafakur dengan Kupu-kupu

imam nawawi/hidayatullah.com
Kupu-kupu ini mendatangi halaman rumah seorang guru mengaji di Merauke, Papua.
Bagikan:

SIAPA yang tak suka melihat kupu-kupu? Selain indah dipandang, hewan jenis insekta (serangga) ini juga memberikan inspirasi kehidupan dan perjuangan.

Berawal dari bentuk telur, kemudian menjadi ulat (kepompong) hingga akhirnya hidup bebas dengan sayap yang menawan.

Kupu-kupu merupakan salah satu bukti konkret sebuah mujahadah, sebagaimana peribahasa “berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian; bersakit-sakit dulu, bersenang-senang kemudian”.

Dalam gambar ini, seekor kupu-kupu mendatangi halaman rumah seorang guru mengaji di daerah Muting, Merauke, Papua (11/05/2016).

[Foto: Imam Nawawi]

[Foto: Imam Nawawi]

Saat dibidik hidayatullah.com, ia tampak menyedot saripati bunga yang dihinggapinya, seolah tak menghiraukan kedatangan kamera cukup dekat dengannya.

Subhanallah, Maha Suci Allah! Sungguh kupu-kupu adalah ayat-ayat-Nya yang nyata.*

Rep: Imam Nawawi
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

Mendekatkan Anak dengan Ibadah dan Dakwah

Mendekatkan Anak dengan Ibadah dan Dakwah

Aksi Bela Rohingya, Lewat Poster dan Kata-kata

Aksi Bela Rohingya, Lewat Poster dan Kata-kata

Layaknya Shalat Idul Fitri

Layaknya Shalat Idul Fitri

Shalat di Sudan

Shalat di Sudan

Hari Anti Korupsi Internasional

Hari Anti Korupsi Internasional

Baca Juga

Berita Lainnya