Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Lensa

Gunung Uhud Memutih

Dok. PPMI Madinah diedit hidayatullah.com
Gunung Uhud di latar belakang foto tampak agak mirip gunung salju.
Bagikan:

INI betulan terjadi. Gunung Uhud yang terletak di utara Madinah, Arab Saudi, terlihat memutih pada malam hari, Rabu (02/12/2015). Foto ini dipublikasikan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Madinah melalui fans page facebook-nya, Kamis (03/12/2015) waktu setempat.

“Gunung Uhud tampak memutih semalam setelah diguyur hujan. Sebuah fenomena yang aneh dan menakjubkan, masya Allah. Pada dasarnya Uhud adalah bukit batu yang berwarna coklat tua. Setelah diguyur hujan (bukan salju) ia tampak berwarna putih,” tulis PPMI Madinah.

Dalam dua foto yang diunggah itu, Gunung Uhud tampak agak mirip gunung salju di kawasan kutub.

[Dok. PPMI Madinah diedit Hidayatullah.com]

[Dok. PPMI Madinah diedit Hidayatullah.com]

Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Madinah (UIM) memperbincangkan fenomena tersebut. Menurut IM Fathi Farhat, mahasiswa UIM asal Balikpapan, jika diguyur hujan, warna Gunung Uhud memang berubah menjadi memutih.

“Karena lampu sorot yang menyilaukan gunung itu, serta percikan air,” ujarnya kepada hidayatullah.com melalui pesan WhatsApp.

“Iya, pengaruh cahaya lampu. Gunung Uhud memang dipakaikan lampu sorot, yang cahayanya nembak itu lho,” tambah Lukman Hakim, mahasiswa lainnya asal Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Pada Kamis  itu, Gunung Uhud sudah tampak “kembali normal” berwarna coklat, seperti terlihat pada foto yang dijepret Lukman dari atas bus.

Gunung Uhud "kembali normal" [Foto: Lukman]

Gunung Uhud “kembali normal” [Foto: Lukman]

Salju, Garam, atau Jamur?

Lukman punya cerita tersendiri yang tampaknya berkaitan dengan fenomena itu. Berikut cerita singkat yang dituturkannya di media sosial.

Pagiku Disambut Salju

Pagi ini, kedatanganku di gedung fakultas (UIM) disambut oleh butir-butir lembut ini. Salju, ya, salju. Begitu nama si putih ini saya kenal.

Namun…

Tadinya saya sangka ini beneran salju, tapi ternyata, si putih ini ber-PHP (Pemberi Harapan Palsu, Red). Sudah mengharap banget kalau dia salju, eehh, ternyata…

Yaa, wajar saja sih kalau menyangka ini salju. Musim dingin, kan, sudah mulai di Kota Madinah ini.

“Itu butiran garam,” kata salah seorang senior, saat melihat saya menjepret si putih ini kali pertama, beberapa hari lalu.

Wallahu a’lam, saya bukan peneliti. Tapi, ya, bisa jadi (benar pendapat senior itu).

Sisa genangan air hujan yang mengguyur Kota Nabi, malam tadi, Rabu (02/12/2015) berubah jadi butiran garam. Sayangnya, bentuk dan warnanya menipu saya.

(Madinah, 03/12/2015).

Salju, Garam, atau Jamur? [Foto: Lukman]

Salju, Garam, atau Jamur? [Foto: Lukman]

Membaca cerita itu, Adjie Pamungkas, kawannya, berkomentar, “Harusnya dirasa dulu. Kalau tawar, bener salju. Kalau asin, ya, berarti garam.”

Lukman menimpali, “Perkiraan kedua, (benda putih) itu jamur. Kalo bener jamur, bisa jadi beracun, makanya nggak dicoba.”

Di balik keistimewaannya, Tanah Suci memang menyimpan segudang cerita sisi lain yang unik, menarik, dan tentu sarat hikmah.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Tak Hanya Buku Kiai Aceng, Pipiet Senja, dan Ammar Bugis…

Tak Hanya Buku Kiai Aceng, Pipiet Senja, dan Ammar Bugis…

Pemuda dan Masjid

Pemuda dan Masjid

“Utamakan Shalat dan Keselamatan Kerja”

“Utamakan Shalat dan Keselamatan Kerja”

‘Ada Orang Israel di KRL’

‘Ada Orang Israel di KRL’

Berbeda yang Indah

Berbeda yang Indah

Baca Juga

Berita Lainnya