Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Lensa

Dari Jakarta untuk Indonesia

shalat istisqa' muh. abdus syakuar/hidayatullah.com
Foto diambil dari dalam ruang utama Masjid Istiqlal.
Bagikan:

DI MASJID Istiqlal, Jakarta, shalat berjamaah biasanya digelar di ruang utama masjid. Tempatnya tertutup, bebas terik matahari dan hujan. Namun, dalam foto yang diambil hidayatullah.com usai shalat Jumat itu, tampak kaum Muslimin shalat berjamaah di pelataran Istiqlal.

Di tempat terbuka itu, para jamaah rela terpapar teriknya sinar matahari siang nan bolong. Sebagian mereka pun ada yang shalat tanpa alas, alias langsung bersentuhan dengan lantai keramik yang juga panas. Tapi situasi ini bukan soal.

Sebab, Jumat (11/09/2015) itu, ribuan kaum Muslimin tersebut sedang melaksanakan shalat istisqa’. Di tempat itu, mereka juga menggelar doa bersama, meminta ampun kepada Allah, sekaligus meminta agar segera diturunkan hujan. Shalat istisqa’, kata pengurus Istiqlal mengutip sebuah riwayat, sunnahnya memang digelar di tempat terbuka.

Pulau Jawa memasuki musim kemarau sejak April 2015, sementara daerah lain di Indonesia sejak Maret tahun ini. Kemarau diprediksi berlangsung hingga Oktober 2015.

Dalam doanya usai shalat istisqa’ itu, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Ali Mustafa Ya’qub mengajak umat Islam bertobat dan meminta hujan bagi seluruh Indonesia.

Artinya, meskipun digelar di Jakarta, pada hakikatnya shalat istisqa’ itu diperuntukkan bagi seluruh bumi nusantara.

Belakangan ini di banyak kota se-Indonesia, marak digelar shalat untuk meminta hujan.*

Rep: Muhammad Abdus Syakur
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Shalat & Doa untuk “Menangkan Indonesia”

Shalat & Doa untuk “Menangkan Indonesia”

[Berita Foto] Imam Masjid di Turki Pencinta Kucing

[Berita Foto] Imam Masjid di Turki Pencinta Kucing

Syiar Baliho Syar’i

Syiar Baliho Syar’i

Maaf, Menghormati yang Puasa!

Maaf, Menghormati yang Puasa!

Habis Likuifaksi Terbitlah Pelangi

Habis Likuifaksi Terbitlah Pelangi

Baca Juga

Berita Lainnya