Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Ilahiyah Finance

Resolusi untuk Hari Esok yang Lebih Baik

Geraidinar.com
Lantas apa yang seharusnya ada di wish list kita untuk hari esok?
Bagikan:

Oleh: Muhaimin Iqbal

HARI kemarin adalah hari yang sudah lewat, tidak ada yang bisa kita lakukan lagi untuk hari kemarin. Hari esok belum tentu milik kita, kita hanya bisa berharap dan memohon agar diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kita selama ini. Hari inilah hari yang milik kita sesungguhnya, hari dimana kita menerima hasil karya kita di hari kemarin, hari untuk berbuat sebaik yang kita bisa dan hari untuk merencanakan hari esuk yang lebih baik lagi. Lantas apa yang seharusnya ada di wish list (daftar keinginan)  kita untuk hari esok?

Seperti anak kecil yang ingin ini – ingin itu banyak sekali, berikut adalah sebagian wish list yang insyaAllah baik untuk kita semua :

·Kita ingin ditolong Allah dalam setiap urusan kita, sebab siapa lagi yang bisa menolong kita selain dari Dia?

·Kita ingin menjadi orang “bejo”, selalu beruntung dalam segala hal, sebab siapa yang mau merugi?

·Kita ingin selalu mendapatkan rakhmat dan karuniaNya, karena apa ada pemberian yang lebih berharga dari rakhmat dan karuniaNya ini?

·Kita tidak ingin galau dan bersedih hati untuk hal-hal yang kita hadapi.

·Kita ingin akhir yang baik bagi kehidupan kita.

·Kita ingin selalu mendapatkan pahala atas apa yang kita lakukan dan tentu kita berharap surgaNya, karena siapa yang mau berada di neraka?

·Kita ingin (pertolongan) Allah hadir dalam setiap persoalan yang kita hadapi dan setiap karya yang kita lakukan, karena tidak ada pertolongan yang lebih baik dari pertolonganNya.

. Kita ingin mendapatkan rezeki yang tanpa batas, rezeki yang bisa datang dari tempat-tempat yang tidak disangka-sangka.

·Kita ingin Allah menyukai kita, Allah ridla terhadap yang kita lakukan.

·Kita tidak ingin terkena tipudaya siapapun yang ingin mencelakakan dan merugikan kita.

·Kita tidak ingin menjadi orang yang lemah, lesu dan orang yang ditaklukkan oleh musuh.

·Kita ingin berkahNya melimpah dari langit dan dari bumi tempat kita berpijak ini.

·Kita ingin menjadi pemakmur bumi yang sesungguhnya sampai Allah mempusakakan bumi ini pada kita.

·Kita ingin dihapuskannya kesalahan-kesalahan kita dan diampuni dosa-dosa kita.

·Kita ingin selalu mendapatkan kemenangan dalam kehidupan di dunia ini dan tentu juga di akhirat kelak.

·Kita ingin terbebas dari guncangan-guncangan hari kiamat.

·Kita ingin memiliki teman-teman abadi yang tidak akan berbalik menjadi musuh kita di akhirat nanti.

·Kita ingin mendapat petunjuk demi petunjuk untuk setiap langkah demi langkah yang kita lakukan.

·Kita ingin mendapatkan pengajaranNya langsung, karena siapa lagi yang bisa memberi kita ilmu lebih dari yang Dia berikan?

·Kita ingin menjadi orang yang paling mulia disisiNya, karena tidak ada kemuliaan lain yang bisa menandinginya.

·Kita ingin memiliki jalan keluar dari setiap persoalan yang kita hadapi, dan kemudahan dalam setiap urusan kita.

Dan tentu saja kita ingin semua keinginan yang sangat buanyak tersebut terpenuhi semua! Pertanyaannya adalah bagaimana semua  keinginan tersebut akan bisa terpenuhi?

Jawabannya hanya satu, yaitu berusaha secara maksimal tanpa lelah untuk menjadi orang yang bertakwa. Takwa adalah an on going process – proses yang terus menerus tanpa henti, sampai akhir hayat kita hendaklah kita menjadi orang yang terus menerus memperbaiki ketakwaan ini.

Sebagaimana sebuah proses, untuk bisa berjalan terus menerus tanpa henti – dia memerlukan pula input atau masukan – yang juga terus menerus tidak boleh berhenti – tidak boleh berhenti seperti berhentinya pabrik yang kehabisan bahan baku.

Apa input atau masukan dari sebuah proses yang bernama takwa ini? Daftar pada tabel di gambar adalah yang saya kumpulkan dari sekitar 160-an ayat-ayat  al-Qur’an yang membahas tentang takwa.

Lantas apa out-put-nya ? Ya antara lain daftar panjang di wish list kita tersebut di atas. Hanya dengan input yang benar sebuah proses akan menghasilkan output yang diharapkan. Maka  input inilah yang menjadi daftar things to do kita untuk hari ini dan hari esok yang lebih baik. InsyaAllah.*

Penulis adalah Direktur Gerai Dinar

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Uang Masa Depan yang Memakmurkan

Uang Masa Depan yang Memakmurkan

Ketahanan Pangan A La Nabi Yusuf ‘Alaihi Salam

Ketahanan Pangan A La Nabi Yusuf ‘Alaihi Salam

Dinar dan Emas di Tahun Politik

Dinar dan Emas di Tahun Politik

Uang Berperang dengan Uang, Garam yang Menang

Uang Berperang dengan Uang, Garam yang Menang

Kemana Menghilangnya Likwiditas (Uang Kertas)?

Kemana Menghilangnya Likwiditas (Uang Kertas)?

Baca Juga

Berita Lainnya